Beranda / Uncategorized / Pimpin Upacara 17-an, Pasi Pers Kodim 1602/Ende Bacakan Amanat Pangdam IX/Udayana

Pimpin Upacara 17-an, Pasi Pers Kodim 1602/Ende Bacakan Amanat Pangdam IX/Udayana

ENDE — Komando Distrik Militer (Kodim) 1602/Ende menggelar Upacara Bendera Bulanan 17-an di Lapangan Apel Makodim 1602/Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Raja, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Kamis (17/9/2026) pukul 07.30 WITA.

Upacara tersebut dipimpin oleh Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 1602/Ende, Kapten Inf Suryanto Rae, bertindak sebagai Inspektur Upacara yang membacakan amanat Panglima Kodam IX/Udayana di hadapan seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 1602/Ende.

Dalam amanat yang dibacakan, terdapat empat penekanan krusial yang menjadi perhatian utama jajaran TNI di wilayah Kodam IX/Udayana:

1. Evaluasi Program Kerja dan Transparansi Anggaran
Para Kepala Satuan Kerja (Kasatker) diinstruksikan untuk memastikan seluruh Program Kerja dan Anggaran TA 2026 berjalan sesuai target. Penyerapan anggaran pada Triwulan III diimbau agar tuntas 100% tanpa ada anggaran yang mengendap. Selain itu, pengawasan internal (SPI) diperketat serta penerapan reformasi birokrasi terus didorong guna mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

2. Penegakan Disiplin dan Menjaga Citra TNI AD
Prajurit dan PNS diminta aktif menjaga keharmonisan serta citra positif TNI AD di masyarakat. Komandan Satuan (Dansat) dan Bagian Pengamanan (Bagpam) dituntut responsif melakukan deteksi dini terhadap permasalahan anggota. Penekanan tegas disampaikan untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran, seperti THTI/Desersi, penyalahgunaan narkoba, tindak penganiayaan, asusila, pungli, backing kegiatan ilegal, kecelakaan lalu lintas, serta imbauan agar selalu bijak dalam menggunakan media sosial.

3. Seleksi Pendidikan yang Profesional
Dalam pembinaan personel, proses seleksi pendidikan pengembangan prajurit maupun penerimaan Calon Taruna/Bintara/Tamtama bagi keluarga besar TNI/PNS harus dilaksanakan secara transparan dan profesional. Kesiapan administrasi, kesehatan, jasmani, dan psikologi menjadi tolok ukur utama tanpa bergantung pada rekomendasi pihak mana pun.

4. Penguatan Ketahanan Pangan dan Akses Masyarakat
Mendukung program nasional, Babinsa dan satuan jajaran diminta mengintensifkan pendampingan swasembada pangan. Hal ini meliputi pengawalan penyerapan gabah, menjaga stabilitas harga beras, hingga optimalisasi Luas Tambah Tanam (LTT). Di samping itu, jajaran TNI juga didorong membantu pembangunan infrastruktur seperti jembatan warga guna memperlancar mobilitas ekonomi, pendidikan, dan distribusi hasil pertanian.

Pelaksanaan upacara bendera berlangsung tertib, khidmat, dan penuh rasa tanggung jawab sebagai wujud pembinaan tradisi serta jiwa korsa prajurit TNI AD.

(Pendim 1602/Ende)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *