Beranda / Uncategorized / Kodim Gianyar Gelar Upacara 17-An, Amanat Pangdam Soroti Disiplin dan Pengelolaan Anggaran

Kodim Gianyar Gelar Upacara 17-An, Amanat Pangdam Soroti Disiplin dan Pengelolaan Anggaran

Gianyar – Kamis (17/9/2026) Disiplin prajurit, pengawasan pelaksanaan program dan anggaran, serta pencegahan pelanggaran menjadi penekanan dalam Upacara Bendera 17-an yang digelar Kodim 1616/Gianyar bersama Yonzipur 18/YKR dan personel gabungan.

Upacara berlangsung di Lapangan Mako Yonzipur 18/YKR, Jalan Kesatrian No. 5, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, dengan Inspektur Upacara Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa. Sebanyak 100 personel mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari personel Kodim 1616/Gianyar, Yonzipur 18/YKR, PNS TNI gabungan Kodim dan Sub Denzibang.

Dalam amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Inspektur Upacara, para pejabat satuan kerja diminta memastikan pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran TA 2026 berjalan sesuai rencana, khususnya memasuki akhir Triwulan III. Pengawasan terhadap kegiatan dan penggunaan anggaran juga harus diperkuat agar pelaksanaan program berjalan tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peningkatan Sistem Pengendalian Internal (SPI) menjadi salah satu perhatian, termasuk pengawasan secara intensif dengan mengedepankan langkah korektif, preventif dan proaktif. APIP juga diarahkan berperan sejak tahap perencanaan hingga kegiatan selesai untuk mencegah terjadinya kesalahan dan temuan berulang.

Pada aspek personel, seluruh prajurit dan PNS TNI AD ditekankan untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan terhadap hukum serta menjaga kehormatan dan citra TNI AD. Para Dansat dan pejabat terkait diminta aktif melakukan pembinaan, pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.

Berbagai bentuk pelanggaran, seperti THTI/desersi, penganiayaan, asusila, narkoba, pungli, backing ilegal, pelanggaran werving dan kecelakaan lalu lintas harus dicegah. Personel juga diminta bijak menggunakan media sosial serta menjaga keamanan informasi satuan.

Dalam pembinaan personel, satuan diminta mempersiapkan personel secara objektif dan profesional bagi yang memenuhi persyaratan mengikuti pendidikan. Persiapan juga diberikan kepada putra-putri prajurit maupun PNS yang mengikuti seleksi penerimaan Taruna, Bintara dan Tamtama, mencakup aspek administrasi, kesehatan, jasmani dan psikologi.

Di bidang ketahanan pangan, satuan yang melaksanakan pembinaan diarahkan berpedoman pada direktif yang telah ditetapkan. Babinsa juga diminta meningkatkan pendampingan kepada petani dan Perum Bulog untuk mendukung percepatan penyerapan gabah, menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah serta membantu menjaga stabilitas harga. Program Luas Tambah Tanam juga perlu dioptimalkan sesuai potensi wilayah.

Amanat tersebut juga menekankan dukungan TNI terhadap pembangunan jembatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses ekonomi, pendidikan, transportasi dan distribusi hasil pertanian.

Upacara Bendera 17-an ditutup dengan penekanan agar seluruh personel melaksanakan tugas sesuai aturan, menjaga disiplin dan menghindari setiap bentuk pelanggaran dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *