MELAGI, LANNY JAYA — Di tengah hamparan pegunungan Papua yang megah, kehadiran TNI tidak hanya dirasakan sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai saudara yang membawa kedamaian dan harapan baru. Tim Pos Titik Kuat (TK) Wunabunggu Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema menggelar kegiatan patroli pengamanan, komunikasi sosial (Komsos), serta pembinaan teritorial (Binter) di Kampung Mbu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Rabu, (04/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dantim 3 TK Wunabunggu, Sertu Yusten Zakarias, ini dimulai dengan pengecekan kesiapan personel dan materil secara cermat. Dengan langkah tegap namun penuh kehangatan, tim bergerak dari pos menuju Kampung Mbu guna menjalin kedekatan langsung dengan masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, kehadiran para prajurit disambut dengan penuh antusias oleh warga yang sebagian besar tengah fokus beraktivitas berkebun. Tidak sekadar berpatroli menjaga keamanan, personel pos menyapa warga melalui pendekatan humanis dengan membagikan bantuan sosial. Aksi nyata ini tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga mencairkan suasana menjadi penuh keakraban.
Komandan Pos (Danpos) TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan teritorial dan pelayanan sosial seperti ini memiliki arti yang sangat krusial.
Masyarakat Kampung Mbu sangat berharap kehadiran personel TK Wunabunggu dapat membantu keterbatasan mereka, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan. Respons positif dan kehangatan yang kita terima hari ini membuktikan bahwa komunikasi yang baik dan pendekatan humanis adalah kunci utama untuk merangkul hati masyarakat, ujar Letda Inf Mathias David Metikores.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajarannya di lapangan. Beliau menekankan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat melalui tindakan nyata yang membawa manfaat langsung.
Respons positif dari masyarakat adalah wujud nyata keberhasilan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kegiatan Komsos dan Binter terbatas ini sangat efektif untuk menggali informasi serta mendengarkan langsung aspirasi warga. Saya berpesan agar pendekatan yang humanis ini terus dipertahankan, karena kehadiran prajurit di tengah-tengah masyarakat harus senantiasa menjadi solusi dan membawa ketenangan, tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan kembalinya Tim 3 TK Wunabunggu ke pos dalam keadaan aman dan lengkap setelah melalui prosedur pemeriksaan materil. Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI dan masyarakat di Papua Pegunungan semakin erat, mengokohkan semangat kebersamaan demi terciptanya rasa aman dan kesejahteraan di bumi pertiwi.


