KODIM 1605/BELU, Komando Distrik Militer 1605/Belu menggelar Upacara Bendera Bulanan tanggal 17 Oktober 2026 yang berlangsung dengan khidmat di lapangan upacara Makodim 1605/Belu yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1605/Belu, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I., selaku Inspektur Upacara, Senin (19/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto membacakan amanat tertulis dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Ada beberapa poin strategis yang menjadi perhatian utama Panglima TNI untuk seluruh prajurit terkait perubahan isu geopolitik dan peperangan modern, modernisasi Alpalhankam dan kesejahteraan prajurit, penegakan hukum dan pemberantasan judi online.
Usai pelaksanaan upacara bendera, Komandan Kodim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I.,
memberikan pengarahan khusus (jam komandan) kepada seluruh Perwira Staf, Danramil jajaran, para anggota Bintara, Tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 1605/Belu.
Dalam arahannya, Dandim menekankan fokus utama pada proses penerimaan atau werving prajurit Bintara dan Tamtama PK TNI AD TA 2027 yang saat ini sedang berlangsung. Dandim mengungkapkan bahwa pada periode penerimaan kali ini, proses validasi pendaftaran dilaksanakan langsung di Kodim. Oleh karena itu, Dandim mewanti-wanti seluruh anggota untuk tidak terlibat dalam tindakan percaloan.
“Proses validasi penerimaan calon prajurit saat ini dilakukan di Kodim. Saya tegaskan kepada seluruh personel, tidak ada yang mencoba-coba terlibat dalam percaloan. Kelulusan calon prajurit murni berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi mereka sendiri,” tegas Dandim.
Selain penegakan integritas, Dandim juga menginstruksikan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk memaksimalkan sosialisasi rekrutmen prajurit kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.
Ia menjelaskan bahwa TNI saat ini tengah membuka kesempatan luas melalui perekrutan calon prajurit secara besar-besaran dengan memberikan berbagai kemudahan, salah satunya adalah penyesuaian batas usia maksimal pendaftaran yang kini menjadi 26 tahun.
Menutup pengarahannya, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto mengingatkan seluruh prajurit TNI dan PNS Kodim 1605/Belu agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar, khususnya bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta risiko kebakaran rumah/pemukiman.
Setiap anggota diharapkan dapat menjadi contoh dalam upaya pencegahan serta aktif mengedukasi masyarakat guna mengantisipasi bahaya kebakaran di wilayah Kodim 1605/Belu.
“Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lingkungan maupun pemukiman, waspadai maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah binaan dan pastikan keamanan instalasi listrik dan kompor di rumah masing-masing guna mencegah bahaya kebakaran rumah” tutup Dandim.


