NTT-KUPANG – Harapan masyarakat Desa Tanini, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan memudahkan aktivitas sehari-hari kini semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Oemasi yang dikerjakan oleh Kodim 1604/Kupang dengan panjang mencapai 100 meter terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga hari ini, progres pembangunan telah mencapai 90,16 persen. Selasa (03/11/2026)
Dalam pengerjaan terbaru, anggota Kodim 1604/Kupang bersama masyarakat setempat melaksanakan pekerjaan pengelasan pagar jembatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahap penyelesaian konstruksi guna memastikan jembatan dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat yang setiap hari membutuhkan akses penyeberangan sungai.
Dandim 1604/Kupang Kolonel Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyampaikan bahwa capaian pembangunan sebesar 90,16 persen merupakan hasil kerja keras, semangat gotong royong, serta sinergi antara personel TNI dan masyarakat. “Kami bersyukur pembangunan Jembatan Gantung Sungai Oemasi sudah mendekati tahap penyelesaian. Harapan warga yang selama ini mendambakan akses penghubung yang lebih mudah dan aman hampir terwujud. Kami akan terus mengoptimalkan pengerjaan agar jembatan ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Dandim.
Lebih lanjut, Dandim berharap kehadiran jembatan tersebut nantinya dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat Desa Tanini dan sekitarnya. Pembangunan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian TNI AD melalui Kodim 1604/Kupang dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. *(Pendim1604)*.


