Sinergi Tanpa Batas, Babinsa Pengulon Hadiri Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong di Pesisir Pantai Segara
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG – Semangat menyama braya dan budaya gotong royong kembali bergelora di Desa Pengulon. Pada Rabu pagi (06/05/2026), suasana di Pesisir Pantai Pura Segara, Banjar Dinas Tegal Lantang, tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00 WITA, puluhan warga bersama aparat desa dan tokoh masyarakat telah berkumpul untuk melaksanakan Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).
Hadir di tengah-tengah barisan, Babinsa Desa Pengulon, Sertu Hasan Bisri, menunjukkan aksi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan seragam kebanggaannya, ia bahu-membahu bersama warga membersihkan area pesisir yang merupakan salah satu titik sakral dan wisata di desa tersebut.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pembersihan lingkungan, melainkan upaya memperkuat fondasi sosial masyarakat. Perbekel Desa Pengulon, Bapak Drs. Nyoman Juliana, dalam sambutannya menekankan bahwa gotong royong adalah warisan leluhur yang harus dijaga keberlangsungannya.
“Gotong royong adalah jati diri bangsa. Melalui momen Bulan Bhakti ini, kita ingin memastikan bahwa kerja sama antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat tetap solid demi kemajuan Desa Pengulon,” ujar Nyoman Juliana.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting di wilayah Kecamatan Gerokgak, di antaranya:
* Ibu Kusuma Dewi, mewakili Camat Gerokgak.
* Aipda Gede Swastawan, Bhabinkamtibmas Desa Pengulon yang selalu bersinergi dengan Babinsa.
* Bapak Nengah Arakawa, Ketua BPD Desa Pengulon.
* Bapak Kt Darpa, Ketua LPM.
* Komang Agus Panji, Klian Desa Adat Pengulon.
* Seluruh Kepala Dusun (Kadus) di wilayah Desa Pengulon.
Tak kurang dari 50 orang warga turut berpartisipasi aktif dalam aksi kebersihan ini. Fokus utama kegiatan adalah pembersihan sampah plastik di sepanjang garis pantai dan penataan area sekitar Pura Segara agar tetap asri dan nyaman untuk persembahyangan.
Sertu Hasan Bisri menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan BBGRM adalah bagian dari tugas teritorial untuk memotivasi masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami selaku Babinsa akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Selain untuk menjaga keamanan, kami juga ingin memastikan semangat gotong royong ini tidak luntur. Lingkungan yang bersih mencerminkan masyarakat yang sehat dan kompak,” tegas Sertu Hasan di sela-sela kegiatannya.
sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Area ini merupakan simbol harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan (Tri Hita Karana). Dengan lingkungan pesisir yang bersih, diharapkan ekosistem laut tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi warga yang melakukan ritual keagamaan maupun wisatawan lokal yang berkunjung.
Acara berakhir pada menjelang siang hari dengan situasi yang aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Desa, dan masyarakat Pengulon tetap kokoh demi mewujudkan desa yang bersih, religius, dan sejahtera.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar