Gianyar – Tampaksiring, Kamis (8/10/2026) Kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu disiapkan sejak tingkat desa. Untuk itu, Babinsa Desa Manukaya Koramil 1616-03/Tampaksiring Sertu I Komang Artika bersama Bhabinkamtibmas Desa Manukaya Iptu Ide Bagus Eka Bumi menghadiri Lokakarya Uji Publik dan Pengesahan Rencana Kontingensi (Renkon) Desa di Aula Kantor Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan Konvergensi Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API) ke dalam dokumen perencanaan desa. Melalui lokakarya ini, rencana kontingensi dibahas bersama untuk mendapatkan masukan sekaligus menyamakan pemahaman berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan bencana di wilayah Desa Manukaya.
Kegiatan dihadiri Kabid Kedaruratan dan Logistik I Gusti Ngurah Dibya Presasta, S.STP., Pj. Perbekel Desa Manukaya I Kadek Sukariade, S.E., perwakilan Ketua BPD, Sekretaris Desa Manukaya Komang Karyono, anggota BPD, staf Desa Manukaya, staf Yayasan IDEP, para Kelian Dinas se-Desa Manukaya, relawan bencana alam serta Linmas Desa Manukaya.
Dalam pembahasan, peserta lokakarya mengikuti proses uji publik terhadap dokumen Renkon dengan memberikan masukan sesuai kondisi dan potensi kerawanan yang ada di wilayah desa. Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama dalam menghadapi kondisi darurat, mulai dari kesiapsiagaan, koordinasi, hingga langkah penanganan ketika terjadi bencana.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut mengikuti jalannya kegiatan sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya desa dalam memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas unsur. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar penanganan bencana tidak hanya dilakukan setelah kejadian, tetapi telah dipersiapkan melalui perencanaan yang jelas.
Dengan pengesahan Renkon Desa, Manukaya memiliki acuan yang lebih terarah dalam menghadapi potensi bencana sekaligus memperkuat peran pemerintah desa, relawan, Linmas dan unsur terkait dalam upaya pengurangan risiko bencana.
(Pendim 1616/Gianyar)


