Langgudu/Bima – Peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kabupaten Bima resmi dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Mini Desa Rompo, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Kamis (8/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1608/Bima diwakili Pabung Mayor Cpl Rusdimail yang hadir bersama Bupati Bima Ady Mahyudi, S.E., unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, serta sekitar 300 masyarakat nelayan Desa Rompo.
Kehadiran Pabung Mayor Cpl Rusdimail sebagai perwakilan Dandim 1608/Bima menunjukkan dukungan Kodim 1608/Bima terhadap pembangunan KNMP yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir. Pabung turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan KNMP Kabupaten Bima.
Dalam sambutannya, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan Program Strategis Nasional yang bertujuan memperkuat sektor perikanan, menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir serta mendorong kemandirian dan peningkatan produktivitas melalui pembangunan infrastruktur pendukung usaha perikanan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Seluruh pihak terkait juga diminta memastikan pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa peletakan batu pertama tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi fondasi awal proses transformasi kawasan permukiman dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat TNI dan Polri, untuk bersama-sama mengawal pembangunan agar berjalan aman, kondusif dan selesai tepat waktu, sekaligus mengajak masyarakat penerima manfaat menjaga serta merawat fasilitas yang nantinya dibangun.
Kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan KNMP Kabupaten Bima yang disaksikan Pabung Mayor Cpl Rusdimail bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat nelayan. Rangkaian kegiatan di Desa Rompo selesai sekitar pukul 13.30 Wita dalam keadaan tertib dan aman. Kehadiran Pabung Kodim 1608/Bima menjadi bagian dari sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan kawasan pesisir serta peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.


