Maumutin, NTT — Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY SSK II Pos Turiscain melaksanakan kegiatan anjangsana pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Bapak Luis, mantan Kepala Desa Maumutin, yang berlokasi di Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Anjangsana ini bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara personel Satgas dan tokoh masyarakat setempat. Personel Pos Turiscain yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri atas Serda Pondra, Pratu Zefri, dan Pratu Sandy.
Melalui kunjungan tersebut, personel Pos Turiscain berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan Bapak Luis sebagai salah satu tokoh masyarakat yang mengenal kondisi sosial di Desa Maumutin. Pertemuan ini menjadi sarana untuk mempererat kedekatan, memelihara rasa saling percaya, serta membangun komunikasi yang baik antara Satgas dan masyarakat. Hubungan yang erat dengan tokoh masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di wilayah perbatasan. Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, Satgas berupaya menunjukkan bahwa kehadiran prajurit tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga pada upaya memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat.
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY, Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., menegaskan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat di wilayah penugasan. “Bagi kami, menjaga perbatasan juga berarti membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat; silaturahmi seperti ini menjadi salah satu cara untuk memperkuat kebersamaan,” ujar Letkol Arh Rudi Afrika. Ia juga menekankan pentingnya peran personel Satgas dalam menjalin komunikasi yang positif dengan tokoh masyarakat sebagai mitra dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, seluruh personel harus senantiasa mengedepankan sikap santun, menghormati adat istiadat setempat, serta menjaga hubungan kekeluargaan dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah perbatasan.
Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY terus berupaya memelihara silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Interaksi langsung dengan tokoh masyarakat diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih baik sekaligus mempererat persaudaraan antara prajurit dan warga setempat. Komitmen tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas dalam menciptakan lingkungan perbatasan yang aman, harmonis, dan kondusif melalui pendekatan yang humanis. Dengan terjalinnya hubungan yang baik bersama masyarakat Desa Maumutin, Pos Turiscain diharapkan dapat terus membangun sinergi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL Sektor Timur.


