Beranda / Uncategorized / Bakti TNI AD Untuk Rakyat Di Perbatasan, Kodim 1618/TTU Pastikan Material Pembangunan Tersedia

Bakti TNI AD Untuk Rakyat Di Perbatasan, Kodim 1618/TTU Pastikan Material Pembangunan Tersedia

NTT-TTU, Selasa (15/9/2026)., Dengan kondisi jarak yang cukup jauh dan medan yang menantang, Kodim 1618/TTU terus memastikan kebutuhan pembangunan di Dusun Oelmuke, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tetap terpenuhi. Kali ini, pendropan material berupa semen dan besi dilakukan untuk mendukung percepatan sasaran fisik Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat.

Pengiriman material menuju lokasi bukan sekadar proses memindahkan bahan bangunan, tetapi menjadi bagian penting dari upaya menjaga pekerjaan di lapangan agar terus berjalan. Semen dan besi yang tiba di Oelmuke selanjutnya digunakan untuk mendukung berbagai pekerjaan pembangunan yang tengah dikerjakan personel Kodim 1618/TTU.

Kondisi wilayah yang berada jauh dari pusat perkotaan tidak menyurutkan semangat personel dalam mendukung pembangunan. Setiap material yang didroping menjadi bagian dari rangkaian kerja keras untuk memastikan sasaran Program Bakti TNI AD dapat dikerjakan secara berkesinambungan.

Kehadiran material di lokasi juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat Oelmuke. Dengan dukungan bahan yang tersedia, pekerjaan pembangunan diharapkan dapat terus dipacu sehingga fasilitas yang dibangun segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat di wilayah perbatasan RI–RDTL menjadi bukti bahwa keterbatasan jarak dan kondisi medan bukan penghalang untuk menghadirkan pembangunan. Kodim 1618/TTU terus berupaya menjaga setiap proses berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Secara terpisah, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menegaskan bahwa dukungan material merupakan bagian penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah sasaran. “Kami akan terus berupaya memastikan kebutuhan pembangunan terpenuhi, meskipun lokasi berada jauh dan memiliki tantangan medan. Semangat pengabdian dan gotong royong menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dandim.

(PENDIM 1618/TTU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *