Kewar, NTT — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan wilayah perbatasan RI-RDTL, personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY Pos Kewar menggelar patroli keamanan di kawasan Kampung Adat Kewar, Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/11/2026). Kegiatan pengamanan teritorial yang dipimpin oleh Serda Aderio bersama empat personel lainnya, yakni Kopda Yusuf, Pratu Aries, Pratu Asril, dan Prada Virdo, difokuskan untuk mengantisipasi potensi kerawanan di tapal batas negara. Melalui penyisiran rute-rute strategis tersebut, para prajurit berupaya menutup ruang gerak bagi terjadinya pelintasan batas ilegal maupun peredaran barang selundupan yang dapat merugikan kedaulatan bangsa. Patroli terpadu ini sekaligus menjadi instrumen nyata guna memantau perkembangan situasi lapangan serta mempertegas kehadiran TNI di garda terdepan nusantara.
Selain menyusuri medan perbatasan, para personel aktif berdialog dengan tetua adat dan warga lokal guna menjaring informasi faktual mengenai dinamika keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Pendekatan komunikasi sosial yang humanis ini dibangun untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memperkokoh kesadaran bela negara di wilayah perbatasan. Komandan Pos (Danpos) Kewar, Arya Maulana S., menyampaikan bahwa keterlibatan serta keterbukaan informasi dari masyarakat merupakan kunci vital dalam mendeteksi dini setiap indikasi kegiatan ilegal. Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran personel di tengah perkampungan adat bertujuan untuk memberikan rasa aman dan ketenangan lahir batin bagi warga dalam menjalankan aktivitas keseharian.
Dalam keterangannya, Komandan Pos Kewar Arya Maulana S. menegaskan komitmen pantang surut seluruh jajaran Pos Kewar dalam mengawal setiap jengkal kedaulatan Ibu Pertiwi secara berkelanjutan. “Patroli keamanan ini kami laksanakan secara berkesinambungan demi mencegah penyelundupan barang dan pelintas batas ilegal, serta menjamin stabilitas wilayah tapal batas tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Arya Maulana S. Hasil nyata yang ditargetkan dari pelaksanaan patroli rutin ini adalah terpeliharanya kondusivitas lingkungan yang berkesinambungan bagi seluruh masyarakat di tapal batas RI-RDTL. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan personel Yonarhanud 14/PWY di Pos Kewar pun terus dipelihara pada level tertinggi guna mengantisipasi berbagai bentuk potensi gangguan keamanan wilayah.
Secara menyeluruh, pelaksanaan patroli keamanan di Kampung Adat Kewar ini menegaskan dedikasi tinggi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY dalam mengemban amanah pertahanan negara. Upaya preventif tersebut dinilai efektif dalam meminimalkan potensi pelanggaran batas wilayah sekaligus meningkatkan ketajaman naluri tempur serta kesiapan operasional prajurit penjaga perbatasan. Seluruh rangkaian penyisiran teritorial berakhir dengan tertib dan lancar, di mana kelima personel kembali ke pos komando dalam keadaan lengkap serta kondisi wilayah dinyatakan aman terkendali. Satgas Pamtas Yonarhanud 14/PWY bertekad untuk terus menggencarkan kegiatan serupa secara konsisten demi memastikan tapal batas nusantara tetap berdaulat, kokoh, dan harmonis.


