Lombok Timur – Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kecamatan Sakra Timur, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut menyasar masyarakat di Dusun Munjid dan Dusun Leda, Desa Surabaya, serta Dusun Lekong, Desa Lepak Timur, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur.
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Dandim 1615/Lombok Timur Letkol Inf Hadiyansyah, S.I.P., Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., Kasdim 1615/Lotim Mayor Inf Fahmi, Ketua BAZNAS Lombok Timur Drs. H. Muhammad Kamli, serta unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Lombok Timur menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian bersama terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.
Kehadiran Forkopimda Lombok Timur di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, sekaligus memastikan kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari dapat terpenuhi.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Dandim 1615/Lotim, Kapolres Lotim dan Ketua BAZNAS Lotim kepada perwakilan masyarakat penerima manfaat di Dusun Munjid, Desa Surabaya. Selanjutnya, rombongan Forkopimda melanjutkan kegiatan menuju Dusun Lekong, Desa Lepak Timur.
Berdasarkan data yang disampaikan, bantuan air bersih tersebut diperuntukkan bagi sekitar 2.000 jiwa masyarakat yang berada di Dusun Munjid, Desa Surabaya, dan Dusun Lekong, Desa Lepak Timur.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau panjang yang mengakibatkan berkurangnya ketersediaan sumber air bersih.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat hubungan antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh elemen Masyarakat.
Ke depan, diperlukan langkah antisipasi jangka panjang melalui pembangunan sumur bor dan penyediaan tempat penampungan air bersih permanen, seperti tandon dan bak penampungan, guna mengurangi dampak kekeringan yang berulang setiap Tahun.


