Beranda / Uncategorized / Awali Kepemimpinan di Kodam XXVII/Sobe Sonbai, Mayjen TNI Thevi Zebua Tekankan Soliditas dan Disiplin

Awali Kepemimpinan di Kodam XXVII/Sobe Sonbai, Mayjen TNI Thevi Zebua Tekankan Soliditas dan Disiplin

KUPANG – Mengawali kepemimpinannya di Kodam XXVII/Sobe Sonbai, Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, S.E., M.M., bersama Ketua Persit KCK PD XXVII/Sobe Sonbai Ny. Rieli Mirmarawidiani Thevi Zebua, mengikuti tradisi penerimaan dan memimpin apel gabungan satuan jajaran Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Makodam XXVII/Sobe Sonbai, Kupang, Senin (2/11/2026).

Kedatangan Pangdam dan Ketua Persit disambut oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD XXVII/Sobe Sonbai melalui prosesi pengalungan bunga. Rangkaian tradisi dilanjutkan dengan jajar kehormatan, tradisi pedang pora, serta penciuman Pataka Kodam XXVII/Sobe Sonbai sebagai simbol penghormatan, kebanggaan, dan komitmen terhadap kehormatan satuan.

Selanjutnya, Pangdam memimpin apel gabungan yang diikuti sekitar 400 peserta, terdiri atas para pejabat utama, komandan satuan, prajurit TNI, PNS, serta perwakilan Persit jajaran Kodam XXVII/Sobe Sonbai.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai merupakan langkah strategis dalam pengembangan organisasi TNI AD guna mewujudkan komando kewilayahan yang mandiri, efektif, dan responsif dalam menjaga kedaulatan serta stabilitas keamanan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Pangdam juga mengingatkan bahwa sebagai satuan yang baru terbentuk, Kodam XXVII/Sobe Sonbai masih menghadapi sejumlah keterbatasan, baik dalam pemenuhan personel, alutsista, materiil pendukung, maupun infrastruktur. Namun, berbagai keterbatasan tersebut tidak boleh mengurangi semangat dan komitmen seluruh prajurit dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Keberhasilan tugas tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan melalui kerja sama, disiplin, dan komitmen seluruh anggota,” tegas Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk menjaga soliditas, menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak kehormatan pribadi maupun nama baik satuan.

Pangdam juga menekankan pentingnya profesionalisme, kepatuhan terhadap hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta mendorong seluruh prajurit agar senantiasa hadir sebagai solusi bagi masyarakat melalui komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh komponen bangsa.

“Jadilah prajurit yang dicintai rakyat. Kedekatan dengan rakyat adalah jati diri kita sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional,” pesan Pangdam.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam mengajak seluruh keluarga besar Kodam XXVII/Sobe Sonbai untuk membangun satuan yang profesional, solid, tangguh, dan dicintai rakyat dengan bekerja tulus, bertindak tegas, serta memberikan pengabdian terbaik demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan dilanjutkan dengan yel-yel penyemangat prajurit dan pengarahan singkat Pangdam kepada seluruh peserta apel. Tradisi penerimaan dan apel gabungan ini menjadi momentum untuk memperkuat jiwa korsa, kebanggaan terhadap satuan, serta menyatukan visi dan komitmen seluruh keluarga besar Kodam XXVII/Sobe Sonbai dalam menjalankan tugas ke depan.

PENDAM XXVII/SOBE SONBAI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *