Beranda / KODAM IX UDAYANA / Penemuan Jenazah Diduga WNA Gegerkan Pantai Ketewel, Aparat Gabungan Lakukan Evakuasi

Penemuan Jenazah Diduga WNA Gegerkan Pantai Ketewel, Aparat Gabungan Lakukan Evakuasi

Gianyar – Sukawati, Senin (2/11/2026) Warga di kawasan pesisir Pantai Beten Setra, Banjar Keden, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang terdampar di pinggir pantai. Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa Desa Ketewel Koramil 1616-05/Sukawati Sertu I Wayan Suparta bersama personel gabungan mendatangi lokasi untuk membantu penanganan, koordinasi lapangan, serta proses evakuasi jenazah.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.30 Wita, setelah seorang saksi, I Wayan Budiana (34), yang sedang bekerja memperbaiki lampu di Villa Kenta, mendapat informasi dari seorang pemulung mengenai adanya mayat yang terapung di sekitar pantai. Setelah memastikan informasi tersebut, saksi kemudian memberitahukan penemuan itu kepada saksi lainnya, Marselina Wulang (54), yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Pospol Ketewel.

Menerima laporan masyarakat, Kapolsek Sukawati bersama personel piket fungsi segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal dan identifikasi terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 40 tahun, namun identitas serta asal-usulnya belum diketahui. Berdasarkan ciri fisik, korban diduga merupakan warga negara asing (WNA), tetapi hal tersebut masih memerlukan proses identifikasi lebih lanjut.

Tim medis Puskesmas Sukawati I yang dipimpin dr. I Nyoman Sadiasa melakukan pemeriksaan awal dan menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka terbuka pada bagian kepala dengan lebar sekitar 20 sentimeter hingga kulit kepala terlepas dari tempurung kepala, lebam pada telinga kanan, serta luka pada bagian tangan yang diduga akibat goresan batu di sekitar pantai. Dari pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar enam jam sebelum ditemukan.

Sementara itu, hasil pemeriksaan Unit Identifikasi Polres Gianyar juga mencatat adanya luka pada bagian kepala dan telinga kanan, cairan yang diduga darah keluar dari hidung, serta luka memar pada lengan kiri. Kondisi tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses pemeriksaan guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah, namun gelombang laut cukup tinggi dengan arah angin bertiup dari barat menuju timur.

Dalam proses penanganan di lokasi, Babinsa Desa Ketewel Sertu I Wayan Suparta turut berperan membantu koordinasi bersama aparat gabungan, mengamankan situasi sekitar TKP, serta mengumpulkan informasi awal terkait peristiwa tersebut. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk respons cepat aparat kewilayahan dalam membantu penanganan kejadian di wilayah binaan sekaligus mendukung kelancaran tugas unsur terkait.

Setelah proses pemeriksaan dan identifikasi awal di lokasi selesai, jenazah selanjutnya dievakuasi menggunakan mobil jenazah Pemerintah Kabupaten Gianyar menuju RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses pengungkapan identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *