Beranda / Uncategorized / Dari Tenun Ikat hingga Keripik Tanpa Minyak, Desa Kuatae Mulai Bangun Kemandirian Ekonomi Pascabencana

Dari Tenun Ikat hingga Keripik Tanpa Minyak, Desa Kuatae Mulai Bangun Kemandirian Ekonomi Pascabencana

NTT, TTS — Upaya membangkitkan perekonomian masyarakat pascabencana terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Pembukaan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pascabencana yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur di Gedung KDKMP Desa Kuatae, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (29/10/2026).

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut, Babinsa Koramil 1621-01/Kota SoE, Sertu Agus Takesan, turut hadir sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana melalui pengembangan potensi ekonomi lokal, peningkatan keterampilan, serta dukungan sarana dan prasarana bagi kelompok usaha masyarakat.

Hal menarik dalam kegiatan tersebut adalah adanya perhatian terhadap dua kelompok usaha masyarakat, yakni kelompok tenun ikat dan kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kedua kelompok tersebut mendapatkan bantuan berupa peralatan dan bahan pendukung guna menunjang aktivitas produksi dan pengembangan usaha.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah usaha pembuatan keripik panggang tanpa menggunakan minyak goreng. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi peluang usaha kreatif yang memiliki nilai tambah sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan produk unggulan lokal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Nusa Tenggara Timur melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi NTT, perwakilan Bupati Timor Tengah Selatan melalui Plt. Sekda, pimpinan perangkat daerah Provinsi NTT, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten TTS, sejumlah pimpinan OPD Kabupaten TTS, Camat Kota SoE, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Desa Kuatae bersama perangkat desa.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa juga berperan mendukung berbagai program pembangunan serta pemberdayaan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan warga. (Pen1621)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *