Bangli – Kintamani, Jumat (30/10/2026) Kepedulian terhadap kelestarian alam Bali diwujudkan melalui aksi nyata menjaga kebersihan dan memulihkan ekosistem Danau Batur. Dalam semangat gotong royong dan sinergitas lintas sektor, Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Ade Mufti Kusuma bertindak sebagai pimpinan pasukan dalam Apel Pembukaan Kegiatan Pengelolaan Sampah Organik dan Pemulihan Danau Batur, dalam rangka Bakti Lingkungan Hidup Menyatu dengan Alam, bertempat di KDKMP Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa dan diikuti kurang lebih 500 peserta.
Kegiatan ini dihadiri Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., perwakilan Kapolda Bali, para pejabat Kodam IX/Udayana, unsur pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua DPRD Bangli, Kapolres Bangli, Kajari Bangli, Dandim jajaran Korem 163/WSA, para kepala dinas terkait, Camat Kintamani, Kapolsek Kintamani, kepala desa dan Bendesa Adat se-Kintamani, serta unsur instansi terkait dan undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Gubernur Bali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Danau Batur. Gubernur menegaskan bahwa persoalan sampah harus ditangani secara serius, terpadu, dan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan. Pengelolaan sampah organik harus dimulai dari sumbernya melalui pemilahan, pengolahan menjadi kompos, dan pemanfaatan kembali. Selain itu, pemulihan Danau Batur harus menjadi perhatian bersama sebagai upaya menjaga sumber air, pertanian, pariwisata, serta warisan alam dan budaya Bali, sejalan dengan nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan membantu mengatasi permasalahan sampah yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Pangdam mengajak prajurit TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, akademisi, dan masyarakat untuk bersinergi menjaga kebersihan serta memulihkan ekosistem Danau Batur. Keberhasilan kegiatan, menurutnya, tidak hanya diukur dari jumlah sampah yang dibersihkan, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Pangdam juga menekankan peran Babinsa untuk terus mengedukasi dan mendampingi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Usai pelaksanaan apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi serta aksi pembersihan kawasan Danau Batur. Seluruh peserta bersama-sama melaksanakan kegiatan dengan semangat gotong royong sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab nyata terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik yang tepat, terpadu, dan berkelanjutan guna mengurangi pencemaran lingkungan.
Melalui kegiatan Bakti Lingkungan Hidup Menyatu dengan Alam ini, diharapkan terbangun sinergitas yang semakin kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam Bali. Danau Batur sebagai salah satu kekayaan alam yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat harus dijaga bersama agar tetap bersih, sehat, dan lestari. Semangat kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata pengabdian TNI bersama seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan lingkungan Bali yang hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
(Pendim 1616/Gianyar)


