SUMBA BARAT/NTT – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1613/Sumba Barat terus berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur pedesaan. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah penggalian lubang sirkulasi air untuk persiapan pembangunan sumur bor di Desa Lingo Lango, Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (29/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergotong royong mengerjakan persiapan teknis pembangunan sarana air bersih. Pekerjaan ini menjadi bagian penting dari tahapan pengeboran sumur yang diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih memadai.
Kegiatan gotong royong tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan bekerja bersama, proses pengerjaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan.
Pembangunan Sumur Bor Jadi Sasaran Prioritas
Komandan Kodim 1613/Sumba Barat, Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik prioritas dalam pelaksanaan TMMD ke-130. Program ini diarahkan untuk membantu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih bagi kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, akses terhadap air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan, kebersihan lingkungan, serta aktivitas rumah tangga masyarakat. Karena itu, pembangunan sumur bor di Desa Lingo Lango diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga setelah pekerjaan selesai dan fasilitas tersebut dapat digunakan.
Penggalian lubang sirkulasi air menjadi salah satu tahapan teknis yang perlu dipersiapkan sebelum proses pengeboran dilakukan. Tahapan ini berfungsi mendukung kelancaran sirkulasi lumpur selama pekerjaan pengeboran berlangsung sehingga proses pembangunan sumur bor dapat dilaksanakan dengan baik.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan bersama.
Gotong Royong Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dandim 1613/Sumba Barat, Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, menegaskan bahwa pembangunan sumur bor tersebut ditujukan untuk membantu mengatasi persoalan krisis air bersih yang kerap dihadapi masyarakat.
“Pembangunan sumur bor ini dirancang untuk mengatasi permasalahan krisis air bersih yang kerap dihadapi warga. Keterlibatan aktif masyarakat secara gotong royong bukan hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menegaskan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Desa Lingo Lango,” ujar Dandim.
Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kerja sama antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan ini diharapkan terus terpelihara, tidak hanya selama program TMMD berlangsung, tetapi juga dalam berbagai kegiatan pembangunan lainnya.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 1613/Sumba Barat berupaya mendukung pembangunan yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Pembangunan sarana air bersih di Desa Lingo Lango diharapkan dapat meningkatkan akses warga terhadap air bersih sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Tanarighu.
Selain menghadirkan pembangunan fisik, program ini juga diharapkan mempererat hubungan antara TNI dan rakyat serta menumbuhkan semangat kerja sama dalam membangun desa. Dengan dukungan berbagai pihak, sasaran pembangunan TMMD diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
(Pendim 1613/SB)


