Beranda / Uncategorized / Kodim Belu Gelar Upacara HSP ke-98: Menguatkan Karakter Pemuda untuk Indonesia

Kodim Belu Gelar Upacara HSP ke-98: Menguatkan Karakter Pemuda untuk Indonesia

KODIM 1605/BELU, Komando Distrik Militer 1605/Belu menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 yang berlangsung di lapangan apel Makodim 1605/Belu, Kabupaten Belu Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Rabu (28/10/2026).

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Kodim 1605/Belu Mayor Arm Paulus bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Upacara Lettu Inf Jose Da Conceicao, Perwira Upacara Letda Inf Robert A Fahiberek.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 1605/Belu Mayor Arm Paulus membacakan amanat tertulis dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, di hadapan seluruh peserta upacara.

Dalam amanatnya, Menpora mengingatkan kembali momentum sejarah 98 tahun lalu saat para pemuda membulatkan tekad menyatukan perbedaan demi mengikrarkan janji berdiri sebagai satu bangsa Indonesia. Semangat tersebut ditegaskan harus terus menyala dalam jiwa generasi penerus.

“Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama. Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati,” tegas Menpora dalam amanat yang dibacakan Kasdim.

Ditekankan pula tiga pilar utama bagi pemuda masa kini yakni Patriotik yang merupakan wujud cinta tanah air melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih, pantang menyerah saat menghadapi tantangan dan tidak berhenti berjuang memberikan yang terbaik. Berempati, menjaga kepekaan sosial dan tidak berpaling ketika melihat sesama membutuhkan pertolongan.

Menpora menyampaikan pesan mendalam bahwa patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan makna, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arah, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan sesungguhnya.

Mengakhiri amanatnya, Menpora mengajak seluruh elemen pemuda untuk terus bermimpi tinggi, bekerja keras, serta menjadi generasi yang berani memimpin sekaligus bersedia melayani demi membangun masa depan bangsa Indonesia bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *