Beranda / KODAM IX UDAYANA / Dukung Adat dan Tradisi, Satgas TMMD ke-130 Kodim Klungkung Genjot Pembangunan Balai Pesandekan

Dukung Adat dan Tradisi, Satgas TMMD ke-130 Kodim Klungkung Genjot Pembangunan Balai Pesandekan

KLUNGKUNG – Semangat pantang menyerah ditunjukkan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1610/Klungkung bersama masyarakat dalam pembangunan Balai Pesandekan di Setra Sangging, Desa Adat Penasan, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Memasuki hari ke-16 pelaksanaan TMMD, progres pembangunan Balai Pesandekan telah mencapai 35 persen pada Rabu (28/10/2026). Satgas TMMD bersama masyarakat terus menggenjot pengerjaan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Pembangunan Balai Pesandekan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD ke-130 yang bertujuan mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan adat dan tradisi di lingkungan setempat.

Balai Pesandekan sangat dinantikan masyarakat karena nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan dan upacara adat di setra. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menunjang kelancaran kegiatan adat.

Melalui program TMMD, TNI berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat setempat.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1610/Klungkung, Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Desa Tihingan melalui pelaksanaan program TMMD.

Menurutnya, seluruh personel Satgas akan terus bekerja maksimal untuk menyelesaikan setiap sasaran pembangunan sesuai rencana. Semangat pantang menyerah menjadi motivasi bagi anggota Satgas dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pengerjaan berlangsung.

“Tidak ada kata menyerah. Kami hadir untuk memberikan karya terbaik bagi Desa Tihingan melalui program TMMD. Kami akan terus bekerja keras agar seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu,” tegas Dansatgas.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan akan terus dilakukan melalui kerja sama dan gotong royong bersama masyarakat. Dengan demikian, hasil pembangunan tidak hanya dapat segera dimanfaatkan, tetapi juga diharapkan memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Kami akan terus menggenjot pembangunan ini dengan bergotong royong bersama warga agar selesai tepat waktu dan tepat mutu. Harapannya, Balai Pesandekan ini tidak hanya segera dimanfaatkan masyarakat, tetapi juga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang,” imbuhnya.

Melalui pembangunan Balai Pesandekan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1610/Klungkung berharap dapat mendukung pelestarian adat dan tradisi sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Semangat kebersamaan yang terbangun selama pengerjaan menjadi bukti bahwa gotong royong merupakan kekuatan penting dalam mendukung pembangunan desa. Satgas TMMD bersama masyarakat pun terus berupaya agar pembangunan Balai Pesandekan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Tihingan.

(Pendim 1610/Klungkung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *