Beranda / Uncategorized / Angkat Pesona Tenun Daerah, Fashion Show Dekranasda Sumbawa Barat Dorong Kreativitas dan UMKM

Angkat Pesona Tenun Daerah, Fashion Show Dekranasda Sumbawa Barat Dorong Kreativitas dan UMKM

Sumbawa Barat, NTB – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menggelar Lomba Fashion Show dalam rangka event tahunan Dekranasda Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026, Senin (26/10/2026), bertempat di depan Gedung Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Center (KTC), Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Mengusung tema “23 Tahun Ekonomi Tumbuh Sumbawa Barat Maju” dengan mengangkat pesona tenun khas daerah, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan warisan budaya lokal sekaligus mempromosikan hasil kerajinan tenun Sumbawa Barat agar semakin dikenal dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., serta dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Innov., Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf. Rendra Agit Trisnawan, S.Sos., M.Han., Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat drh. Hairul, M.M., Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa Barat Hj. Rahmatullah, S.Pd., S.D., serta unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, organisasi wanita, desainer, pelaku UMKM, dan tamu undangan lainnya dengan jumlah sekitar 300 orang.

Dalam laporannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan fashion show ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan kain tenun khas daerah. Selain menjadi ajang kreativitas dan apresiasi terhadap karya desainer, kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pengrajin serta mendorong pertumbuhan industri kreatif daerah.

Tahun ini, lomba diikuti oleh peserta dari berbagai kategori, yakni organisasi perangkat daerah (OPD) sebanyak 64 peserta, kelompok guru sebanyak 13 peserta, organisasi wanita sebanyak 10 peserta, serta desainer umum sebanyak 13 peserta. Masing-masing kategori memperebutkan juara pertama hingga ketiga, serta penghargaan Best Designer dan Favorit Designer.

Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Innov., dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan event tahunan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang peragaan busana, melainkan wadah untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, mempromosikan hasil tenun daerah, serta memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, kecintaan terhadap produk lokal harus terus ditumbuhkan agar kain tenun khas Sumbawa Barat dapat menjadi identitas daerah yang membanggakan. Oleh karena itu, Dekranasda diharapkan terus berperan aktif dalam membudayakan penggunaan kain tenun dan mempromosikan berbagai karya lokal agar semakin dikenal luas.

Rangkaian lomba berlangsung meriah dengan penampilan para peserta dari koordinator wilayah kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Barat hingga perwakilan OPD. Para peserta menampilkan beragam kreasi busana yang memadukan unsur modern dengan keindahan motif kain tenun khas daerah, sehingga memperlihatkan potensi tenun lokal sebagai produk budaya yang memiliki nilai seni dan ekonomi.

Setelah jeda pada waktu Magrib, kegiatan kembali dilanjutkan pada pukul 20.00 WITA dengan penampilan peserta yang diawali dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan. Antusiasme peserta dan para undangan turut menambah semarak penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pada kesempatan penutupan, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dekranasda beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap penyelenggaraan event dari tahun ke tahun dapat semakin baik sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan dan mengembangkan motif-motif daerah pada kain tenun khas Sumbawa Barat.

Bupati juga menekankan pentingnya memperluas promosi produk tenun lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, dikenal di tingkat nasional hingga internasional, serta memberikan manfaat nyata bagi para pengrajin dan desainer daerah. Dengan demikian, pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

Kehadiran Dandim 1628/Sumbawa Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya bersama dalam menjaga kekayaan budaya daerah dan memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sumbawa Barat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kain tenun khas Sumbawa Barat tidak hanya menjadi simbol identitas budaya, tetapi juga berkembang sebagai produk unggulan daerah yang memiliki nilai tambah, mampu membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya saing UMKM dan industri kreatif lokal.

Pada pukul 22.30 WITA, seluruh rangkaian Lomba Fashion Show dalam rangka Event Tahunan Dekranasda Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026 resmi berakhir. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *