Tabanan, Bali – Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmabaif) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup dalam upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Mako Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (26/10/2026).
Upacara dipimpin Kepala Staf Kodam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufik Hanafi, selaku Inspektur Upacara (Irup), yang membacakan amanat Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Putra Widiastawa. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 163/Wira Satya, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, S.H., para Dan/Kabalak Kodam IX/Udayana, serta tamu undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan selamat kepada para Bintara remaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan, pengorbanan, disiplin, ketekunan, serta semangat pantang menyerah selama menjalani pendidikan.
Pangdam menegaskan bahwa berakhirnya pendidikan bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari pengabdian sebagai prajurit Infanteri. Para Bintara dituntut memiliki profesionalisme, ketahanan fisik dan mental, serta kemampuan bertempur yang tinggi guna menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
Lebih lanjut, para prajurit ditekankan untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta terus mengasah kemampuan keprajuritan melalui latihan yang terarah dan berkelanjutan.
Selain itu, para Bintara diharapkan mampu menjadi teladan, pembimbing, sekaligus pemimpin bagi anggota, dengan menjunjung tinggi kehormatan, loyalitas, integritas, dan profesionalisme prajurit TNI AD.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan lembaga pendidikan, para pengasuh, pelatih, tenaga pendidik, dan seluruh unsur pendukung atas dedikasi dalam membentuk prajurit yang tangguh dan profesional. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para orang tua dan keluarga atas doa serta dukungan yang senantiasa mengiringi perjuangan para prajurit.
Melalui penutupan pendidikan ini, para Bintara Infanteri diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai keprajuritan yang telah diperoleh selama pendidikan, serta menjadi prajurit yang disiplin, loyal, profesional, dan senantiasa memberikan kontribusi terbaik bagi satuan, masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*Penrindam9)


