GEROKGAK, BULELENG — Wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir pantai terus digelorakan di wilayah Kabupaten Buleleng. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Pemuteran, Serka Komang Sumiarta, menghadiri undangan aksi gotong royong penanaman pohon mangrove dalam rangka Social Care Movement Year 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) Singaraja.
Kegiatan pelestarian lingkungan ini berlangsung pada Jumat pagi (23/10/2026) pukul 08.00 WITA, bertempat di pesisir Pantai Nelayan Asri Segara, Banjar Dinas Pengubahan, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Aksi penanaman mangrove ini menjadi momentum penting yang mempererat tali silaturahmi serta sinergi antara TNI, Polri, akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat nelayan setempat. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjaga benteng alam wilayah pesisir dari ancaman abrasi serta menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
* Kapolsek Gerokgak beserta 12 orang anggota
* Dekan I Fakultas Hukum UNDIKSHA
* Perbekel (Kepala Desa) Pemuteran
* Kelian Adat Desa Pemuteran
* Babinsa Desa Pemuteran(Serka Komang Sumiarta)
* Bhabinkamtibmas Desa Pemuteran
* 10 Orang Warga Nelayan Pantai Asri Segara
* 50 Mahasiswa UNDIKSHA
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keselamatan agar bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh subur serta memberikan manfaat berlanjut bagi lingkungan.
Acara dilanjutkan dengan serangkaian sambutan hangat dari para pimpinan dan tokoh yang hadir:
* Sambutan Dekan I Fakultas Hukum UNDIKSHA, yang mengapresiasi semangat para mahasiswa dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam program kepedulian sosial ini.
* Sambutan Perbekel Desa Pemuteran, yang menyampaikan terima kasih atas kepedulian civitas akademika UNDIKSHA serta jajaran TNI-Polri terhadap kelestarian kawasan pesisir Desa Pemuteran.
* Sambutan Kapolsek Gerokgak, yang memberikan arahan sekaligus secara resmi membuka kegiatan penanaman mangrove.
Memasuki acara inti, seluruh peserta mulai dari para pejabat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, mahasiswa, hingga warga nelayan turun langsung ke area lumpur pantai untuk menanam bibit-bibit pohon mangrove secara bergotong royong. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai setiap jengkal proses penanaman.
Setelah aksi penanaman selesai, kegiatan ditutup dengan sesi istirahat dan ramah tamah, mempererat hubungan keakraban antara jajaran aparat, akademisi, dan warga lokal.
Di sela-sela kegiatan, Babinsa Desa Pemuteran Serka Komang Sumiarta menyampaikan dukungannya terhadap aksi positif yang digagas oleh Fakultas Hukum UNDIKSHA ini. Menurutnya, keberadaan tanaman mangrove sangat vital bagi desa pesisir seperti Pemuteran.
“Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD terhadap pelestarian alam dan lingkungan. Hutan mangrove tidak hanya berfungsi memecah gelombang dan mencegah abrasi, tetapi juga menjadi tempat berkembang biaknya biota laut yang sangat bermanfaat bagi peningkatan perekonomian warga nelayan sekitar,” ujar Serka Komang Sumiarta.
Seluruh rangkaian kegiatan Social Care Movement 2026 penanaman mangrove di Pantai Nelayan Asri Segara berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Diharapkan gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus merawat dan menjaga kelestarian lingkungan pesisir Buleleng secara berkelanjutan.


