**Klungkung** – Kepedulian dan empati terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1610/Klungkung. Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, para prajurit juga hadir memberikan dukungan moril kepada warga yang sedang berduka.
Di sela-sela kesibukan mengerjakan sasaran fisik TMMD, anggota Satgas yang dipimpin Dan SSK Kapten Inf Ketut Joni, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Perbekel Desa Tihingan beserta staf dan Babinsa Desa Tihingan, meluangkan waktu untuk melayat ke rumah duka warga di Dusun Pau dan Dusun Penasan, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (23/10/2026).
Kehadiran para prajurit tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah pelaksanaan program TMMD. Melalui kunjungan tersebut, Satgas ingin menunjukkan bahwa hubungan antara TNI dan rakyat tidak hanya terjalin melalui kegiatan pembangunan, tetapi juga melalui perhatian dan kebersamaan dalam berbagai situasi kehidupan.
Dan SSK TMMD ke-130 Kodim 1610/Klungkung, Kapten Inf Ketut Joni, mengatakan bahwa kehadiran anggota Satgas di rumah duka merupakan bentuk empati dan ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Menurutnya, tugas Satgas TMMD bukan semata-mata menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya untuk membangun secara fisik, tetapi juga membangun ikatan batin dengan warga. Ketika ada masyarakat yang mengalami kedukaan, sudah menjadi bagian dari kepedulian kami untuk hadir dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Kapten Inf Ketut Joni.
Mewakili seluruh personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1610/Klungkung, dirinya juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang sedang berduka.
“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Kehadiran anggota Satgas TMMD disambut hangat oleh keluarga yang berduka. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian para prajurit yang masih menyempatkan diri untuk datang melayat di tengah padatnya kegiatan pembangunan desa.
Salah seorang perwakilan keluarga mengungkapkan bahwa kehadiran TNI memberikan dukungan moril tersendiri bagi keluarga yang sedang mengalami kehilangan.
“Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI. Kami merasa sangat diperhatikan. Di tengah padatnya pekerjaan membangun desa kami, bapak-bapak masih meluangkan waktu untuk datang melayat dan memberikan dukungan kepada keluarga kami,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menjadi cerminan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan.
Melalui tindakan sederhana seperti melayat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1610/Klungkung terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah binaan.
**(Pendim 1610/Klungkung)**


