Gianyar – Samplangan, Sabtu (17/10/2026) Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 54.805.24 Bukit Jati, Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar, menjadi perhatian aparat kewilayahan. Untuk memantau perkembangan situasi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban, Pgs. Pasi Intel Kodim 1616/Gianyar Kapten Inf Bambang Sutikno bersama Babinsa Kelurahan Samplangan Serka I Komang Yudiartana turun langsung melakukan pemantauan dan membantu pengamanan di lokasi.
Dalam kegiatan tersebut, Kapten Inf Bambang Sutikno meninjau perkembangan situasi antrean di SPBU wilayah Kecamatan Gianyar sekaligus berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU Bukit Jati. Koordinasi ini berkaitan dengan surat Gubernur Bali kepada Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengenai penanganan antrean panjang BBM di sejumlah SPBU di wilayah Provinsi Bali, termasuk rencana penerapan sistem ganjil genap untuk pengisian BBM bersubsidi.
Pihak SPBU Bukit Jati menjelaskan bahwa hingga saat pemantauan dilakukan, belum ada petunjuk langsung terkait penerapan kebijakan tersebut di lokasi. Selain itu, sejumlah warga telah lebih dahulu memarkirkan kendaraan dan mengantre sejak malam hari, sementara stok BBM di SPBU tersebut masih kosong karena menunggu pengiriman dari armada PT Pertamina (Persero) Manggis.
Pihak SPBU menyampaikan bahwa apabila pasokan BBM telah tiba, pelayanan kepada masyarakat kemungkinan tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi antrean yang sudah terbentuk. Langkah tersebut diharapkan dapat mengantisipasi kekecewaan warga yang telah menunggu cukup lama, sembari menunggu kejelasan petunjuk pelaksanaan kebijakan yang dimaksud.
Di tengah situasi tersebut, Babinsa Kelurahan Samplangan Serka I Komang Yudiartana turut memberikan imbauan kepada warga yang mengantre agar tetap bersabar dan menjaga ketertiban. Babinsa juga menyampaikan bahwa untuk sementara stok BBM di SPBU Bukit Jati masih kosong dan masyarakat diminta memahami kondisi tersebut sambil menunggu kedatangan pasokan dari pihak Pertamina.
Pemantauan dan koordinasi yang dilakukan Pgs. Pasi Intel Kodim 1616/Gianyar bersama Babinsa ini merupakan bagian dari upaya mengetahui perkembangan situasi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban akibat panjangnya antrean BBM. Kehadiran aparat diharapkan dapat membantu menjaga suasana tetap terkendali serta mendorong komunikasi yang baik antara pihak SPBU dan masyarakat.
(Pendim 1616/Gianyar)


