Silawan, NTT — Dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda sekaligus mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat di bidang pertanian, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY SSK I Pos Damar melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan tersebut meliputi pemberian wawasan kebangsaan kepada murid SD Inpres Motaain serta penyuluhan pertanian kepada masyarakat di Jalan Marsda Adi Sucipto, Desa Silawan. Kedua kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap pendidikan karakter generasi muda dan peningkatan kapasitas masyarakat di wilayah perbatasan. Melalui kegiatan tersebut, Satgas Pamtas berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perbatasan yang aman, produktif, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Kegiatan wawasan kebangsaan di SD Inpres Motaain difokuskan pada penanaman nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sejak usia dini. Para murid diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai perbedaan, menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia, dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, penyuluhan pertanian dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha tani secara efektif, mandiri, dan berkelanjutan. Melalui pendampingan tersebut, Satgas berharap masyarakat dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan pertanian yang baik guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan keluarga.
Kegiatan tersebut melibatkan Wakil Komandan Pos Damar Serda Habibi bersama Koptu Dwi dan Pratu Akbar, yang hadir secara langsung dalam pelaksanaan pembinaan di wilayah binaan Pos Damar. Komandan Pos Damar, Letda Arh Kadek Angga Wedantara, menegaskan bahwa kehadiran personel Satgas tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga pada upaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak dini serta mendorong masyarakat agar terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pertanian. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi generasi muda maupun masyarakat sehingga tumbuh rasa nasionalisme yang kuat dan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Letda Arh Kadek Angga Wedantara.
Lebih lanjut, Letda Arh Kadek Angga Wedantara menyampaikan bahwa pembinaan teritorial melalui pendidikan kebangsaan dan penyuluhan pertanian merupakan salah satu upaya untuk membangun kedekatan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, wilayah perbatasan memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dalam pembentukan karakter generasi muda maupun pengembangan kemampuan masyarakat di sektor pertanian. Ia juga berharap sinergi antara Satgas dan masyarakat dapat terus terpelihara sehingga berbagai kegiatan positif dapat berlangsung secara berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sebagai wujud komitmen Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY dalam menjaga perbatasan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan RI-RDTL.


