Beranda / Uncategorized / Kodim 1628/Sumbawa Barat Hadiri Forum Yasinan, Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah

Kodim 1628/Sumbawa Barat Hadiri Forum Yasinan, Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah

SUMBAWA BARAT – Kodim 1628/Sumbawa Barat terus mendukung sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut tercermin melalui kehadiran perwakilan Kodim 1628/Sumbawa Barat, Letda Inf. Dompu Wijaya, dalam kegiatan Forum Yasinan (Pelayanan Sentra Inklusif Andalan) yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (8/10/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 18.20 WITA di Central Kediaman Wakil Bupati, Lingkungan Muhajirin, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., dan dihadiri sekitar 90 peserta dari unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, Agen PDPGR, serta tamu undangan lainnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat drh. Haerul, M.M., Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andi Zulikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., Ketua MUI Kabupaten Sumbawa Barat H. Burhanudin Q.H., M.Pd.I., serta para kepala perangkat daerah dan unsur pemerintahan lainnya.

Forum Yasinan tersebut menjadi wadah komunikasi dan koordinasi untuk menyampaikan perkembangan program pemerintah daerah, membahas berbagai tantangan pelayanan publik, serta memperkuat kerja sama antarlembaga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu agenda yang dibahas adalah persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa Barat, H. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya menjaga netralitas aparatur, menjunjung tinggi prinsip demokrasi, serta memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai ketentuan.

Seluruh elemen masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban, menghormati perbedaan pilihan, serta mengedepankan penyelesaian permasalahan melalui mekanisme yang berlaku agar pelaksanaan Pilkades berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Selain itu, pembahasan mengenai program perumahan turut menjadi perhatian. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sumbawa Barat, Novrizal Zain Syah, S.E., M.Si., memaparkan perkembangan program PSPS atau Bedah Rumah Merah Putih yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa terdapat sekitar 600 calon penerima program di Kabupaten Sumbawa Barat dengan nilai bantuan maksimal Rp20 juta per unit. Salah satu kendala yang dihadapi sebagian calon penerima adalah keterbatasan kemampuan untuk menyediakan swadaya dalam proses pembangunan rumah.

Untuk membantu mengatasi kendala tersebut, Dinas Perkim telah berkoordinasi dengan Kodim 1628/Sumbawa Barat mengenai dukungan personel dalam pelaksanaan pembangunan di lapangan. Pada tahap awal, kolaborasi direncanakan berfokus di Kampung Sampir, dengan sekitar 60 unit program PSPS/Bedah Rumah Merah Putih dan lima unit bantuan yang bersumber dari APBD.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu memperlancar pelaksanaan pembangunan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat.

Pembahasan berikutnya berkaitan dengan peningkatan akses pendidikan melalui program beasiswa. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memfasilitasi kerja sama dengan PT Amman Mineral dan sejumlah perguruan tinggi untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.

Pada tahun 2026, melalui fasilitasi bersama PT Amman Mineral, sebanyak 13 mahasiswa baru asal Sumbawa Barat telah memperoleh dukungan pembiayaan dan tersebar di lima perguruan tinggi. Pemerintah daerah juga terus menjajaki perluasan kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya guna meningkatkan peluang generasi muda melanjutkan pendidikan sesuai potensi dan prestasi yang dimiliki.

Berbagai pemaparan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pembangunan. Sinergi yang baik diharapkan mampu membantu mengatasi kendala di lapangan, memperluas akses pelayanan, serta memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagi Kodim 1628/Sumbawa Barat, keikutsertaan dalam forum ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait, baik dalam mendukung pembangunan maupun menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, kemudian ditutup dengan doa. Seluruh rangkaian Forum Yasinan berakhir pada pukul 21.25 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

(Pendim 1628/KSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *