Beranda / Uncategorized / Hadirkan Rasa Aman, Satgas Yonif 742/SWY Bagikan Kebahagiaan di Kampung Wome

Hadirkan Rasa Aman, Satgas Yonif 742/SWY Bagikan Kebahagiaan di Kampung Wome

​KUYAWAGE, LANNY JAYA– Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Batalyon Infanteri (Yonif) 742/SWY Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan pengabdian dan kepedulian nyatanya kepada masyarakat Papua. Prajurit dari Pos Titik Kuat (TK) Tumbubur menggelar patroli keamanan yang dirangkaikan dengan Komunikasi Sosial (Komsos), Pembinaan Teritorial (Binter) Terbatas, dan pembagian Sarana Penggalangan (Sargal) di Kampung Wome. Pada Rabu (7/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan wilayah sekaligus menjaga kedekatan emosional dengan masyarakat binaan.

​Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa operasi yang dilakukan kesatuannya selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

​Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjaga stabilitas keamanan secara fisik, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman, damai, dan membantu kesulitan warga. Kami ingin keberadaan Satgas Yonif 742/SWY Koops TNI Habema benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro.

​Kegiatan kemanusiaan ini bermula dari instruksi Komandan Pos (Danpos) TK Tumbubur, Lettu Inf Mahandiva Archi Arahman, S.Tr.(Han)., yang menugaskan Tim 1 di bawah pimpinan Komandan Tim (Dantim) 1, Sertu Antonius Florence Pera. Setelah melaksanakan pengecekan kelengkapan dan taklimat (pengarahan), tim bergerak menyusuri rute patroli menuju Kampung Wome.

​Setibanya di lokasi, tepatnya di honai milik tokoh warga setempat, Bapa Lubys Tabuni, kehadiran prajurit TNI disambut dengan sangat antusias dan penuh kekeluargaan oleh masyarakat. Di pelataran honai tersebut, personel Satgas tidak hanya membagikan Sargal, tetapi juga duduk bersama warga untuk saling bertukar pikiran dan mendengarkan aspirasi mereka.

​Terkait pelaksanaan di lapangan, Danpos TK Tumbubur, Lettu Inf Mahandiva Archi Arahman, S.Tr.(Han)., menyampaikan bahwa pendekatan dialogis adalah kunci utama dalam merangkul masyarakat.

​Patroli keamanan akan jauh lebih efektif jika dibarengi dengan pendekatan hati. Melalui Komsos, Binter Terbatas, dan pembagian Sargal langsung ke honai Bapa Lubys, kami merangkul masyarakat Kampung Wome layaknya keluarga sendiri. Senyum dan rasa aman yang terpancar dari wajah warga adalah semangat utama kami dalam bertugas menjaga kedaulatan di wilayah Tumbubur, ungkap Lettu Inf Mahandiva Archi Arahman.

​Warga Kampung Wome pun mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas dedikasi prajurit TNI. Masyarakat merasa sangat terbantu dan merasa lebih terlindungi dengan kehadiran personel Satgas yang selalu aktif berada di tengah-tengah mereka. Kegiatan ditutup dengan kembalinya personel TK Tumbubur ke pos pengamanan dalam kondisi tertib, aman, dan personel lengkap.

(Pen Satgas 742

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *