Sumbawa Barat, NTB — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. TNI, Polri, Satpol PP, BNNK Sumbawa Barat dan pemerintah daerah menggelar rapat persiapan operasi bersama sekaligus pemetaan lokasi rawan di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (2/10/2026).
Rapat berlangsung di Aula Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa Barat, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang. Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pejabat dan personel dari instansi terkait.
Dari unsur TNI hadir Pjs. Pasi Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat Letda Inf Dompu Wijaya dan Bati Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat Pelda Syofian. Sementara dari unsur Polri hadir Kapolsek Taliwang Iptu Kamarudin.
Turut hadir Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa Barat H. Wahidin, S.Pd., M.M., Kabid P3D Pol PP Thohir, S.H., Kepala Seksi Opdal Pol PP Agus Suyatna, S.E., serta jajaran BNNK Sumbawa Barat yang dipimpin Plt. BNNK Mairudin, S.Km., bersama Kasi Intel BNNK Tri Wibagus Wirna Ningrat, S.Kom.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang perlu mendapat perhatian bersama. Di antaranya potensi prostitusi, penyalahgunaan dan peredaran narkotika, konsumsi minuman keras, perkelahian antarpemuda, pencurian hingga aktivitas balap liar.
Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa Barat H. Wahidin menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui patroli terpadu yang dilakukan secara berkala. Menurutnya, upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BNNK dan unsur terkait lainnya.
Dalam pelaksanaannya, personel diharapkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, namun tetap tegas terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan serta berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Kapolsek Taliwang Iptu Kamarudin juga menekankan pentingnya patroli bersama sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, terutama perkelahian antarpemuda dan tindak pidana pencurian.
Ia mengingatkan agar setiap personel memahami batas kewenangan masing-masing dan mengutamakan koordinasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Sementara itu, Pjs. Pasi Intel Kodim 1628/Sumbawa Barat Letda Inf Dompu Wijaya menyampaikan dukungan Kodim 1628/Sumbawa Barat terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah.
Kodim 1628/Sumbawa Barat siap memberikan dukungan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan yang dimiliki. Apabila diperlukan dan terdapat permintaan atau undangan dari pihak terkait, personel Kodim siap dilibatkan dalam kegiatan pengamanan maupun patroli bersama.
Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, Satpol PP, pemerintah daerah dan unsur terkait perlu terus diperkuat untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.
“Sinergitas antara TNI, Polri, Satpol PP dan unsur pemerintah daerah perlu terus ditingkatkan dalam rangka menciptakan situasi keamanan yang kondusif,” demikian inti penyampaian pihak Kodim dalam rapat tersebut.
Dari unsur BNNK Sumbawa Barat, patroli bersama didorong tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan, deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait bahaya penyalahgunaan narkotika.
Dalam pemetaan awal, sejumlah wilayah menjadi bahan pembahasan, di antaranya Kelurahan Sampir, Kelurahan Menala dan Kelurahan Telaga Bertong. Selain itu, terdapat usulan penambahan titik perhatian di wilayah Kecamatan Jereweh, Desa Goa, area sekitar belakang Kantor Polsek Taliwang, tempat hiburan atau kafe, serta rumah kos berdasarkan informasi dan hasil pemetaan kerawanan.
Dalam rapat juga ditekankan bahwa setiap pemeriksaan maupun tindakan di lapangan harus dilakukan sesuai kewenangan dan prosedur hukum yang berlaku serta tetap memperhatikan hak-hak masyarakat. Khusus terhadap rumah tinggal warga, pelaksanaan kegiatan harus dilakukan secara hati-hati karena merupakan wilayah privat.
Rapat tersebut menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi dan menyusun pola pelaksanaan operasi bersama berdasarkan kondisi serta informasi yang diperoleh di lapangan.
Hasil pemetaan nantinya diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan lokasi yang memerlukan perhatian, kebutuhan personel dan sarana pendukung, sekaligus memperjelas pembagian tugas masing-masing instansi.
Melalui koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, operasi bersama diharapkan dapat terlaksana secara terpadu, terukur dan sesuai ketentuan, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan rapat berakhir sekitar pukul 10.30 Wita dalam keadaan aman dan lancar.
(Pendim 1628/KSB)


