Kota Bima — Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima menggelar kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Lawata dan Lingkungan Ni’u, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofian, S.H., dan dihadiri sekitar 100 peserta. Turut hadir Ketua DPRD Kota Bima H. Samsuri, S.E., Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M., Kadis DLH Kota Bima Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M., jajaran OPD Kota Bima, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kelurahan Dara.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kawasan pesisir. Mangrove memiliki fungsi ekologis penting, antara lain membantu mengurangi abrasi, menjaga ekosistem pesisir, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi turut menjaga dan merawat pohon mangrove agar dapat tumbuh dengan baik. Terlebih Pantai Lawata merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi wisata dan menjadi bagian dari identitas Kota Bima, sehingga kebersihan, keindahan dan kelestarian kawasan tersebut menjadi tanggung jawab bersama.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Penanaman mangrove juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi dampak abrasi, mempertahankan ekosistem pesisir, serta menjaga kualitas dan keindahan kawasan Pantai Lawata dan sekitarnya.
Kehadiran Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., bertujuan untuk mendukung dan memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Bima, serta masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Kehadiran tersebut juga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan dan mendukung kegiatan penghijauan melalui penanaman mangrove guna membantu menjaga kawasan pesisir dari abrasi serta mempertahankan ekosistem pantai.


