Gianyar – Ubud, Selasa (29/9/2026) Percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menjadi perhatian dalam evaluasi nasional. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., mengikuti Video Conference (Vicon) Rapat Lanjutan Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP di Gedung KDKMP Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Rapat yang dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi perkembangan pembangunan KDKMP di berbagai wilayah sekaligus mengidentifikasi kendala yang masih menghambat penyelesaian pembangunan.
Dalam arahannya, Wapang TNI menyampaikan bahwa evaluasi dilaksanakan secara rutin setiap minggu untuk memantau sekaligus mendorong percepatan progres pembangunan KDKMP sebagai salah satu program strategis pemerintah.
Wapang TNI juga menegaskan bahwa penempatan tenaga SPPI berada pada kewenangan Kementerian Koperasi, bukan TNI, Mabes TNI maupun PT Agrinas Pangan Nusantara.
Selain itu, perhatian khusus diberikan terhadap sejumlah wilayah yang progres pembangunan KDKMP-nya masih jauh dari target penyelesaian. Dari evaluasi tersebut tercatat 15 Korem dengan progres yang masih tertinggal, mencakup 5.945 titik yang perlu segera diselesaikan hingga mencapai 100 persen.
Wapang TNI meminta jajaran kewilayahan untuk memanfaatkan jaringan 352 Kodim di seluruh Indonesia dalam mengidentifikasi setiap kendala pembangunan, kemudian segera melaporkan dan mengoordinasikan penyelesaiannya bersama pihak terkait.
Memasuki Oktober 2026, para manager KDKMP juga mulai ditempatkan. Sebelum pelaksanaan tersebut, Babinsa di wilayah masing-masing diminta terus memberikan pendampingan guna memastikan proses pembangunan dan kesiapan KDKMP berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam rapat tersebut, masing-masing Pangkotama turut memaparkan perkembangan KDKMP di wilayahnya, meliputi persentase progres pembangunan, jumlah titik yang telah mencapai 100 persen, waktu pengerjaan, penyaluran anggaran, strategi pencapaian target, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Pembahasan juga mencakup kesiapan lahan, akses jalan, ketersediaan listrik dan air bersih, kebutuhan solar panel bagi lokasi yang tidak dapat terhubung jaringan listrik, serta KDKMP yang belum selesai sesuai batas waktu beserta faktor penyebabnya.
Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya mengikuti kegiatan tersebut bersama Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa, Pasiter Kodim 1616/Gianyar Kapten Kav Athar, Babinsa Peliatan Pelda I Made Hubuh dan operator Sertu Wayan Junaedi.
Pelaksanaan kegiatan berpedoman pada Perjanjian Kerja Sama antara PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dengan TNI tentang sinergisitas pembangunan KDKMP serta sejumlah Surat Telegram Panglima TNI terkait struktur organisasi satuan tugas, pelaporan perkembangan pembangunan fisik dan pelaksanaan rapat evaluasi percepatan pembangunan KDKMP.


