Beranda / Uncategorized / Sentuhan Hangat di Honai Kombanu, Satgas Yonif 742/SWY Pastikan Keamanan dan Kesehatan Warga

Sentuhan Hangat di Honai Kombanu, Satgas Yonif 742/SWY Pastikan Keamanan dan Kesehatan Warga

​WANO BARAT, PAPUA PEGUNUNGAN – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat pedalaman Papua. Prajurit TNI tidak hanya menggelar Patroli Keamanan (Patkam), tetapi juga melakukan pendekatan kemanusiaan melalui Komunikasi Sosial (Komsos) dan layanan kesehatan langsung ke dalam honai warga di Kampung Kombanu, Distrik Wano Barat, Minggu (27/9/2026).

​Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY. Dalam keterangannya, Dansatgas, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat pedalaman.

​”Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di pedalaman tetap merasa aman, sehat, dan terbantu, terlebih di tengah dinamika sosial dan kendala logistik yang sedang mereka hadapi saat ini,” tegas Letkol Dedi Risdiantoro.

​Arahan tersebut diwujudkan di lapangan dengan pendekatan yang sangat humanis. Danpos TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han), menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini dirancang untuk menyentuh langsung kehidupan warga sehari-hari tanpa menimbulkan jarak.

​Patroli yang dipimpin oleh Dantimpur 3 TK Andugume, Sertu Thomas Tefi, mengawali sapaan hangat kepada mama – mama yang tengah mencuci sayuran di pinggir sungai. Keakraban ini berlanjut saat tim diundang singgah ke dalam honai milik Bapa Kolingga Talengen dan Bapa Nis Talengen. Di tempat tersebut, prajurit tidak hanya berbincang santai, tetapi juga memberikan layanan pengobatan gratis bagi keluarga.

​Dari hasil dialog dari hati ke hati (elisitasi) bersama Bapa Nis Talengen, diketahui bahwa masyarakat saat ini tengah menghadapi sejumlah tantangan. Fokus utama warga adalah mengambil bantuan logistik dari pemerintah dan upaya menyelesaikan permasalahan perang suku yang sempat terjadi di Wamena, Kabupaten Lanny Jaya.

​Akibat permasalahan tersebut, akses pengambilan logistik melalui jalur Wamena Bukit Cakra belum dapat dilalui dengan aman. Sebagai solusi sementara, warga Distrik Wano Barat dialihkan untuk mengambil bantuan logistik di Agandugeme, Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak.

​Meski dihadapkan pada situasi yang tidak mudah, kehadiran prajurit TNI mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Bapa Kolingga Talengen secara langsung menyatakan dukungannya (pro) atas kehadiran aparat keamanan (Apkam) TNI yang dinilai memberikan rasa tenang bagi warga di Kampung Kombanu.

​Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Keamanan dan Komsos tersebut berjalan dengan lancar. Setibanya kembali di Pos TK Andugume, Sertu Thomas Tefi memastikan seluruh personel dan materiel dalam keadaan aman dan lengkap. Ke depan, Satgas Yonif 742/SWY akan terus melanjutkan kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) secara berkesinambungan untuk menjaga silaturahmi serta menyerap aspirasi dan informasi terbaru dari masyarakat sekitar.

(Pen Satgas 742)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *