JEMBRANA — Harapan untuk memiliki tempat tinggal dan ruang belajar yang layak bagi belasan anak asuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yatama Al Mustakim akhirnya terwujud. Melalui inisiatif program Presiden Republik Indonesia yang disalurkan oleh jajaran TNI melalui Kodim 1617/Jembrana, bangunan panti asuhan tersebut kini resmi memasuki tahap rehabilitasi.
Selama ini, anak-anak usia SMP hingga SMA yang didominasi dari keluarga kurang mampu serta anak yatim piatu di panti tersebut harus menjalani aktivitas harian dengan fasilitas yang sangat terbatas. Keterbatasan ruang dan kondisi bangunan yang kurang memadai kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pihak pengelola dalam memberikan kenyamanan maksimal bagi para penghuni panti.
Ketua Panti Asuhan Yatama Al Mustakim, Anang, menyampaikan rasa haru dan apresiasinya yang mendalam atas perhatian langsung dari pemerintah dan pihak TNI. Ia menilai bantuan ini sebagai jawaban atas doa-doa pengurus dan anak-anak panti yang merindukan suasana hunian yang lebih aman dan terawat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden RI dan seluruh jajaran TNI, khususnya Kodim 1617/Jembrana, yang telah peduli dan membantu lembaga kami. Selama ini kami beraktivitas dengan fasilitas seadanya. Bantuan rehab ini betul-betul menjadi keberkahan besar bagi anak-anak kami,” ujar Anang.
Program renovasi ini mencakup perbaikan sejumlah ruang vital panti agar lebih layak pakai, sehat, dan menunjang kegiatan belajar maupun tumbuh kembang anak. Pelibatan prajurit TNI Kodim 1617/Jembrana dalam proses pengerjaan menjadi bukti nyata kepedulian aparat kemiliteran terhadap kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah tugasnya.
Proses pengerjaan fisik ditargetkan selesai dalam beberapa waktu ke depan. Diharapkan hasil rehabilitasi ini dapat langsung dirasakan manfaatnya, menghadirkan semangat baru, serta memberikan lingkungan tumbuh kembang yang jauh lebih kondusif bagi masa depan anak-anak di LKSA Yatama Al Mustakim.