Beranda / Uncategorized / Koramil 1614-05/Pekat Kodim 1614/Dompu Dorong Kekompakan Warga Melalui Gotong Royong

Koramil 1614-05/Pekat Kodim 1614/Dompu Dorong Kekompakan Warga Melalui Gotong Royong

Dompu, NTB – Babinsa Desa Nangakara, Koramil 1614-05/Pekat, Kodim 1614/Dompu, Sertu Syamsudin melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga di Dusun Madia, Desa Nangakara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 08.30 Wita.

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam membangun kebersamaan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga juga diharapkan dapat mendorong semangat kerja sama dalam menyelesaikan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan bersama di lingkungan tempat tinggal.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Syamsudin mengajak warga untuk senantiasa menjaga kekompakan dan meningkatkan kerja sama dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya, semangat gotong royong merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antarwarga.

Sertu Syamsudin juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan saling membantu di lingkungan masyarakat. Dengan adanya kebersamaan dan kepedulian tersebut, berbagai pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama dapat menjadi lebih ringan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas antarwarga di wilayah binaan.

Kegiatan gotong royong yang dilaksanakan bersama warga Dusun Madia tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan. Babinsa turut berbaur dan bekerja bersama masyarakat sebagai bentuk nyata pembinaan teritorial sekaligus mempererat komunikasi serta hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan gotong royong berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Desa Nangakara terus mendorong masyarakat untuk mempertahankan budaya gotong royong, menjaga kekompakan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di wilayah binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *