Beranda / Uncategorized / Cegah Api Meluas, Personel Koramil Gerokgak Baku Hantam Memadamkan Karhutla di Buleleng

Cegah Api Meluas, Personel Koramil Gerokgak Baku Hantam Memadamkan Karhutla di Buleleng

PENYABANGAN,BULELENG – Respons cepat ditunjukkan oleh jajaran jajaran Koramil 1609-08/Gerokgak bersama tim gabungan lintas instansi saat melalap kawasan Hutan Produksi Terbatas di Banjar Dinas Tri Amerta, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Minggu (20/9/2026) sore. Berkat aksi sigap dan sinergi kuat di lapangan, kobaran api yang membakar sekitar 5 hektar lahan berisi semak dan daun kering berhasil dipadamkan total.

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini pertama kali diketahui warga sekitar pada pukul 16.00 WITA. Melihat kobaran api dan kepulan asap, warga segera melapor ke pemerintah desa setempat. Perbekel Penyabangan langsung berkoordinasi cepat dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tim Pengendalian Karhutla (Dal Karhutla) KPH Bali Utara untuk meminta bantuan penanganan.

Menerima laporan tersebut, personel gabungan yang terdiri dari jajaran Koramil 1609-08/Gerokgak, Polsek Gerokgak, Satpol PP Kecamatan, hingga perangkat desa bergerak cepat menerobos medan menuju titik koordinat lokasi kebakaran di 8,178642S 114,727317E.

Tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WITA, tim langsung bahu-membahu menjinakkan si jago merah. Dengan peralatan ala kadarnya seperti jet shooter serta memanfaatkan ranting-ranting pohon di sekitar lokasi, para petugas bertaruh tenaga melokalisir pergerakan api agar tidak makin meluas.

“Aksi cepat dan koordinasi yang kokoh di lapangan menjadi kunci utama sehingga api tidak meluas lebih jauh. Semua unsur bergerak bersama demi mengamankan kawasan hutan kita,” ungkap Pgs. Danramil 08/Gerokgak, Kapten Inf Ketut Kutang, di sela-sela kegiatan penanganan.

Aksi pantang menyerah tersebut membuah hasil. Tepat pukul 17.30 WITA, kobaran api utama berhasil dipadamkan. Petugas tidak langsung pulang, melainkan melanjutkannya dengan proses penyisiran (sisa kepulan asap) di sekitar area terbakar untuk memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Setelah memastikan kondisi benar-benar aman, tim gabungan bergeser ke titik kumpul pada pukul 17.40 WITA untuk menggelar konsolidasi dan evaluasi singkat pada pukul 18.00 WITA. Seluruh rangkaian aksi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 18.10 WITA dalam keadaan aman dan terkendali.

Aksi pemadaman ini melibatkan sejumlah tokoh dan pejabat wilayah setempat, di antaranya:
* Pemerintah Kecamatan Gerokgak: Sekcam Gerokgak (Putu Dony Sugiarta, S.H.) beserta anggota Satpol PP.
* TNI AD: Pgs. Danramil 08/Gerokgak (Kapten Inf Ketut Kutang), Babinsa Penyabangan (Peltu Ketut Sariyana), dan Babinsa Banyupoh (Serka Ketut Sudiawan).
* Polri: Kanit Binmas Polsek Gerokgak (AKP Ketut Wijana) beserta anggota.
* Pemerintah Desa: Perbekel Desa Penyabangan (Nyoman Sudiarta) bersama Kadus Tri Amerta.
* KPH Bali Utara: Koordinator Dal Karhutla KPH Bali Utara (Gunawan) beserta anggota.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kerugian vegetasi mencakup sekitar 5 hektar lahan hutan produksi. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan di musim kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *