Beranda / Uncategorized / Perkuat Kesiapan Rekrutmen, Kodim 1628/Sumbawa Barat Ikuti Vicon Penerimaan Prajurit TNI AD Kodam IX/Udayana

Perkuat Kesiapan Rekrutmen, Kodim 1628/Sumbawa Barat Ikuti Vicon Penerimaan Prajurit TNI AD Kodam IX/Udayana

Sumbawa Barat, NTB — Kodim 1628/Sumbawa Barat mengikuti Video Conference (Vicon) petunjuk teknis (Juknis) dalam rangka pelaksanaan penerimaan calon Bintara (Secaba) dan calon Tamtama (Secata) Gelombang I Tahun Anggaran 2027 Kodam IX/Udayana, Jumat (18/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.20 WITA tersebut digelar di Ruang Command Center Makodim 1628/Sumbawa Barat, Jalan Labuan Balat, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Vicon dipimpin langsung oleh Aspers Kasdam IX/Udayana Kolonel Arm Burhan Fajari Arfian, S.Sos., dan diikuti oleh personel Kodim 1628/Sumbawa Barat, di antaranya Pasi Pers Kodim 1628/Sumbawa Barat Kapten Cpl Syamsul Syupriadi serta Pjs. Pasi Intel Letda Inf Dompu Wijaya.

Dalam arahannya, Aspers Kasdam IX/Udayana menyampaikan sejumlah ketentuan terkait pelaksanaan penerimaan Secaba dan Secata Gelombang I TA 2027.

Salah satunya mengenai pendaftaran online yang dijadwalkan mulai 1 Oktober 2026, dengan proses validasi dilaksanakan melalui Kodim jajaran Kodam IX/Udayana.

Penekanan juga diberikan terkait pelaksanaan rekrutmen yang harus berlangsung secara transparan dan bebas dari pungutan. Masyarakat diimbau menggunakan informasi resmi dan melaporkan apabila menemukan pihak yang menawarkan kelulusan atau jasa masuk TNI AD dengan imbalan uang.

Dalam pelaksanaan di wilayah, Kodim dan Babinsa diberikan tugas untuk membantu menyosialisasikan penerimaan prajurit TNI AD, melakukan pendataan calon potensial, memberikan motivasi kepada pemuda, serta menyampaikan informasi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi secara benar.

Babinsa juga diarahkan untuk menjangkau calon dari seluruh wilayah binaan hingga pelosok desa serta berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dalam rangka menyampaikan informasi resmi mengenai penerimaan prajurit TNI AD.
Selain itu, aspek pencegahan praktik KKN dan keberadaan calo juga menjadi perhatian.

Unsur intelijen diminta melaksanakan pendataan awal, pencegahan dini terhadap potensi praktik percaloan, serta pengamanan dan koordinasi guna mendukung ketertiban selama proses penerimaan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Ajendam akan menyiapkan personel pendamping di Kodim serta melaksanakan penataran kepada personel yang akan menangani proses pendaftaran dan validasi.

Vicon tersebut juga membahas berbagai ketentuan penerimaan, termasuk persyaratan umum dan persyaratan lainnya bagi calon Secaba dan Secata, mekanisme seleksi, ketentuan pemeriksaan administrasi, kesamaptaan jasmani, hingga mekanisme pengawasan dan pengendalian oleh panitia.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh jajaran diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap Juknis sehingga pelaksanaan penerimaan dapat berjalan tertib, objektif, transparan dan akuntabel.

(Pendim 1628/KSB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *