Beranda / Uncategorized / Babinsa Koramil Panite Hadiri Musyawarah RKPDes dan APBDes Kelle Tahun 2027

Babinsa Koramil Panite Hadiri Musyawarah RKPDes dan APBDes Kelle Tahun 2027

NTT, TTS — Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat dan aparat kewilayahan terus diperkuat dalam mendukung proses pembangunan di tingkat desa. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan musyawarah perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Kelle Tahun 2027, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai tersebut dihadiri Babinsa Koramil 1621/05 Panite, Sertu Yohanis Taneo. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi antara TNI melalui aparat kewilayahan dengan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat desa.

Musyawarah tersebut diikuti Korcam Kuanfatu, Bapak Toni Kase, Kepala Desa Kelle, seluruh perangkat desa, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, pendamping desa, KPM Desa Kelle, kader Posyandu, Ketua LPM Desa Kelle, Bidan Desa Kelle, kader teknik desa, Ketua TP PKK Desa Kelle, serta PLD Kecamatan Kuanfatu.

Forum musyawarah menjadi ruang bagi berbagai unsur masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan membahas arah pembangunan desa yang akan dituangkan dalam perencanaan tahun 2027. Setiap masukan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Babinsa Sertu Yohanis Taneo dalam kegiatan tersebut turut mendukung terciptanya suasana musyawarah yang aman, tertib dan kondusif. Kehadiran aparat kewilayahan juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Danramil 1621-05/Panite, Kapten Inf Jorim I Nubatonis, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan perencanaan pembangunan desa merupakan wujud nyata kepedulian dan sinergi TNI dengan pemerintah serta masyarakat.

“Babinsa hadir sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan untuk mempererat komunikasi dengan pemerintah desa maupun masyarakat. Melalui musyawarah seperti ini, kita berharap setiap perencanaan pembangunan benar-benar memperhatikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat serta dapat dilaksanakan secara baik dan bertanggung jawab,” ujar Kapten Inf Jorim I Nubatonis.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antara seluruh unsur di wilayah merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kondisi yang kondusif sehingga berbagai program pembangunan desa dapat berjalan dengan lancar. (Pen1621)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *