Lombok Barat, NTB – Kepulan asap yang tiba-tiba membumbung dari lahan kosong di sekitar BTN Ayodya, Dusun Peresak, Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, membuat warga sekitar waspada. Di tengah teriknya siang, api terlihat menjalar membakar rerumputan kering dan rimbunan bambu.
Merespons kejadian tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Meninting Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-07/Gunungsari, Serka Kurnain, segera turun ke lokasi untuk melakukan monitoring sekaligus memastikan kondisi di sekitar tempat kejadian tetap ama, Selasa Siang (15/9/2026).
Peristiwa kebakaran lahan kosong tersebut terjadi. Lahan milik Supardi (60), warga Ampenan, memiliki luas sekitar 60 are. Dari luasan tersebut, sekitar 30 are terbakar. Tidak terdapat bangunan di atas lahan sehingga tidak ada bangunan yang ikut terdampak.
Asap Terlihat dari Pos Security
Berdasarkan keterangan saksi, Sanusi (56), petugas security yang berada di sekitar lokasi, “kepulan asap pertama kali terlihat dari arah lahan. Ia kemudian mendatangi lokasi dan mendapati api mulai menjalar membakar alang-alang kering serta rimbunan pohon bambu,” terangnya.
Melihat kondisi tersebut, Sanusi segera menghubungi Babinsa, Bhabinkamtibmas, Babinpotmar, serta menginformasikan kejadian kepada Pemerintah Desa Meninting.
“Petugas langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Batulayar. Sambil menunggu mobil pemadam tiba, kami bersama sejumlah warga berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan dahan pohon. Langkah tersebut dilakukan untuk menghambat pergerakan api agar tidak semakin meluas,” tambah Sanusi.
Satu unit mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama kurang lebih 50 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WITA.
Babinsa Pastikan Situasi Aman
Setelah api berhasil dipadamkan, Serka Kurnain bersama unsur terkait melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala maupun potensi bahaya yang dapat mengancam permukiman warga.
“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Berdasarkan laporan sementara, kerugian materiil juga nihil,” ucapnya.
Sementara itu, “penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Saat kejadian, kondisi lahan relatif sepi dan tidak terdapat aktivitas masyarakat. Lahan tersebut diketahui ditumbuhi alang-alang yang telah mengering serta rimbunan pohon bambu,” tegasnya.
Warga Diingatkan Waspadai Lahan Kering
Babinsa bersama pemerintah desa dan unsur terkait juga terus mendorong langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. “Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan yang dipenuhi rumput kering dan semak belukar,” harap Babinsa Meninting.
Kesiapsiagaan warga menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas. Karena itu, setiap munculnya asap atau api di lingkungan permukiman maupun lahan terbuka diharapkan segera dilaporkan kepada aparat kewilayahan dan petugas pemadam kebakaran.
Respons cepat warga, Babinsa, aparat terkait, dan petugas Damkar pada kejadian ini menjadi langkah penting untuk memastikan api dapat dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas. (Pendim 1606)