NTT, TTS — Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran kewilayahan. Babinsa Koramil 1621-01/Kota SoE, Sertu Steven Langlaku, mengingatkan masyarakat Desa Oehela, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), agar lebih berhati-hati saat melakukan pembersihan kebun, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan Imbauan tersebut dimulai pukul 13.30, disampaikan Sertu Steven Langlaku dalam kegiatan teritorial dan komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Babinsa mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan ketika membersihkan lahan atau kebun. Masyarakat diminta mengantisipasi potensi api agar tidak merambat dan menimbulkan kebakaran yang dapat merugikan lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Sertu Steven juga menegaskan bahwa apabila terjadi kebakaran yang diketahui bersumber dari lokasi kebun milik masyarakat akibat kelalaian atau tindakan yang melanggar ketentuan, maka persoalan tersebut dapat diproses sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.
Pjs. Danramil 1621-01/Kota SoE, Peltu Ended Sutisna, mengatakan bahwa kegiatan komsos merupakan bagian dari upaya Babinsa membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap potensi bencana.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika membersihkan kebun, terutama terhadap penggunaan api. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi dampak kebakaran yang bisa merugikan masyarakat dan lingkungan,” ujar Peltu Ended Sutisna.
Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Karena itu, Babinsa akan terus mengingatkan warga di wilayah binaannya agar menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran.
Melalui komunikasi sosial yang dilakukan secara langsung, Koramil 1621-01/Kota SoE berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini. (Pen1621)