Beranda / Uncategorized / Atasi Persoalan Sampah dari Tingkat Rumah Tangga, Babinsa Keliki Kawal Pelatihan Teba Modern

Atasi Persoalan Sampah dari Tingkat Rumah Tangga, Babinsa Keliki Kawal Pelatihan Teba Modern

Gianyar – Tegallalang, Rabu (16/9/2026) Pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga menjadi perhatian dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknis pengelolaan material organik yang digelar di Ruang Rapat Kantor Perbekel Keliki, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Babinsa Desa Keliki Koramil 1616-06/Tegallalang Sertu Dewa Made Sudiarta turut hadir mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah melalui sistem Teba Modern.

Kegiatan tersebut merupakan program Pemerintah Desa Keliki yang bekerja sama dengan Yayasan Bumi Sasmaya Ubud. Pelatihan diberikan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola material organik di lingkungan rumah tangga sehingga dapat ditangani sejak dari sumbernya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Keliki I Ketut Wita, S.Ag., Ni Kadek Putri Adnyaningsih dan Khrisna Wasista W. dari Yayasan Bumi Sasmaya Ubud selaku narasumber, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Keliki, para Kelihan Dinas se-Desa Keliki, Manager Fasilitas TPS3R Keliki, Manager Komunitas TPS3R Keliki, perwakilan penerima manfaat Teba Modern Desa Keliki serta sekitar tujuh orang kader kebersihan lingkungan Desa Keliki.

Dalam sambutannya, Perbekel Keliki I Ketut Wita menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Ia berharap materi yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah melalui Teba Modern.

Menurutnya, kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara rutin agar pemahaman masyarakat semakin meningkat, mengingat persoalan sampah membutuhkan penanganan yang serius dan dimulai dari lingkungan rumah tangga.

Selanjutnya, narasumber Ni Kadek Putri Adnyaningsih memaparkan teknik serta strategi pengelolaan sampah menggunakan sistem Teba Modern. Materi juga membahas berbagai hambatan yang berpotensi dihadapi dalam penerapannya, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjalankan pengelolaan material organik secara tepat.

Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti dengan pembukaan, sambutan Perbekel sekaligus pembukaan acara, pemaparan materi oleh narasumber, diskusi dan tanya jawab, hingga penutup.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Keliki semakin memahami cara mengelola material organik secara mandiri dan tepat, sekaligus mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi pemerintah desa, masyarakat, pengelola TPS3R, Yayasan Bumi Sasmaya serta unsur kewilayahan terus didorong untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan pengelolaan sampah yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *