Dompu, NTB – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran lahan dan kebun, Babinsa Desa Nangakara, Koramil 1614-05/Pekat, Kodim 1614/Dompu, Sertu Syamsudin melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Dusun Mandiri, Desa Nangakara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita tersebut menyasar para petani tebu yang sedang melakukan aktivitas di wilayah perkebunan.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Syamsudin memberikan imbauan kepada para petani agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di area perkebunan. Salah satu hal yang menjadi perhatian Babinsa adalah kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan, karena bara yang masih menyala dapat memicu kebakaran ketika berada di sekitar tanaman dan lahan yang mudah terbakar.
Babinsa meminta para petani untuk tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat, khususnya di dalam maupun sekitar kebun tebu. Para petani juga diingatkan agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang pada tempat yang aman, sebagai langkah sederhana namun penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Sertu Syamsudin menjelaskan bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat, terutama para petani yang setiap hari beraktivitas di kawasan perkebunan. Kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat meluas apabila tidak segera dicegah dan ditangani.
Babinsa juga mengajak para petani untuk saling mengingatkan satu sama lain mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan perkebunan. Dengan adanya kepedulian dan komunikasi antarpetani, berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran diharapkan dapat diminimalkan sejak dini serta aktivitas pertanian masyarakat dapat berlangsung dengan aman.
Kegiatan Komsos Babinsa Desa Nangakara bersama para petani di Dusun Mandiri berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan maupun kebun di wilayah Kecamatan Pekat.


