NTT-KUPANG, – Aksi heroik ditunjukkan Babinsa Kelurahan Naimata Koramil 1604-07/Alak, Serka Welem Loipuka, saat terjadi kebakaran yang melanda 9 unit rumah Asrama TNI AD di Kuanino, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Sabtu malam (12/9/2026). Dengan sigap dan berani, Serka Welem menaiki atap rumah Sertu Eko (sebelah Blok Rumah Terbakar), untuk memutus kabel listrik yang masih dialiri arus dan mengeluarkan percikan api. Senin (14/09/2026).
Tindakan cepat tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api menjalar melalui jaringan kabel listrik menuju blok perumahan lainnya. Melihat kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran semakin meluas, Serka Welem secara spontan memanjat dan melompat ke atap rumah untuk memutus kabel listrik. Langkah tersebut dilakukan dengan penuh risiko, namun menjadi bentuk kepedulian dan naluri pengabdian seorang prajurit yang mengutamakan keselamatan masyarakat serta lingkungan di sekitarnya.
Serka Welem Loipuka saat ditanya Bapen setelah selesai apel pagi di Makodim 1604/Kupang, menjelaskan bahwa “tindakan tersebut merupakan inisiatifnya sendiri setelah melihat masih adanya percikan api pada kabel listrik di lokasi kebakaran. “Saya berinisiatif sendiri karena masih ada percikan api di kabel listrik. Tujuan saya memutuskan aliran listrik dari tempat kebakaran agar api tidak menyebar ke blok sebelah,” ungkapnya. Ketika ditanya mengenai risiko yang dapat membahayakan keselamatannya, ia menegaskan bahwa naluri sebagai prajurit mendorongnya untuk segera bertindak. “Sebagai seorang prajurit, naluri saya terpanggil secara spontan untuk melakukan tindakan sesuai kemampuan yang saya miliki. Saya melihat aliran listrik masih menyala, jika tidak segera diputus, dikhawatirkan akan merembet ke barak sebelah dan menghindari sengatan listrik pada saat anggota Damkar dan warga memadamkan api,” ujarnya.
Dandim 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., mengapresiasi keberanian dan kesigapan Serka Welem dalam mengambil tindakan cepat di tengah situasi darurat. Menurutnya, keberanian tersebut merupakan wujud nyata jiwa patriotisme, kepedulian dan pengabdian prajurit TNI AD kepada masyarakat. “Apa yang dilakukan Serka Welem merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat seorang prajurit dalam menghadapi situasi darurat. Namun, keberanian harus tetap diimbangi dengan memperhatikan faktor keselamatan. Prajurit harus hadir membantu masyarakat dan mencegah dampak yang lebih besar sesuai kemampuan dan prosedur yang berlaku,” tegas Dandim. *(Pendim1604)*.


