GEROKGAK,BULELENG – Komitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Desa Gerokgak, Sertu Nyoman Sudana, melaksanakan pengawalan serta pemantauan langsung kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) bulan September tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembagian paket sembako dari BUMDes Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut mengusung skema pelayanan langsung atau door-to-door. Babinsa bersama perangkat desa menyusuri pemukiman warga untuk menyalurkan bantuan secara tatap muka dari rumah ke rumah. Pendekatan ini diambil guna memastikan bantuan diterima secara utuh, transparan, serta meringankan beban para penerima manfaat yang sebagian besar memiliki keterbatasan fisik atau usia.
Pada alokasi bulan September 2026 ini, terdapat 14 KK (Keluarga Penerima Manfaat) di Desa Gerokgak yang terdaftar sebagai penerima BLT Dana Desa. Para penerima manfaat tersebut merupakan warga kurang mampu yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Masing-masing KK menerima bantuan uang tunai sebesar Rp300.000, yang didampingi pula dengan penyerahan paket sembako dari BUMDes Desa Gerokgak untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok harian.
Sertu Nyoman Sudana menyampaikan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) untuk memastikan program jaring pengaman sosial pemerintah berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Kami turun langsung mendampingi pihak desa agar penyaluran bantuan berjalan lancar tanpa kendala. Melalui sistem door-to-door ini, kami juga bisa melihat langsung kondisi warga di lapangan serta menyapa mereka secara kekeluargaan,” ujar Sertu Nyoman Sudana di sela-sela kegiatan.
Turut hadir mendampingi dalam aksi sosial tersebut antara lain:
* Babinsa Desa Gerokgak (Sertu Nyoman Sudana)
* Kasi Pemerintahan Desa Gerokgak
* Kepala Dusun (Kadus) Pucak Sari Desa Gerokgak
Hadirnya jajaran perangkat desa dan Babinsa yang datang langsung ke kediaman warga mendapat apresiasi positif dari para penerima manfaat. Selain memberikan kepastian bantuan sampai ke tangan yang berhak, langkah kolaboratif ini mempererat hubungan silaturahmi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan penyaluran bantuan berakhir pada siang hari dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.


