Kodim 1602/Ende Ikuti Peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Secara Nasional
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month 15 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ende – Kodim 1602/Ende mengikuti kegiatan Zoom Meeting Launching Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/06/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Vicon, Jalan Ende–Bajawa, Desa Raterua, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, mulai pukul 11.30 WITA hingga selesai dalam keadaan aman dan tertib.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Ende yang diwakili Sekda Ende Gabriel Dalla, Dandim 1602/Ende Letkol Inf. Dwi Harry Wibowo, S.E., M.M.Si, Kapolres Ende yang diwakili Kasat Bimas Iptu Antonius S. Kuweta, Kajari Ende yang diwakili Kasi Datun Steven Huala, Kadis Koperasi, Staf Ahli Bupati Ende, Danramil 1602-01/Ende Kapten Inf. Suryanto Rae, para Perwira Staf Kodim 1602/Ende, Camat Ende Utara, Kepala Desa Raterua, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Kegiatan diawali dengan kedatangan para tamu undangan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta laporan dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Acara puncak ditandai dengan sambutan Presiden RI sekaligus penekanan tombol sirene sebagai tanda peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional.
Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan bahwa peresmian 1.061 koperasi ini merupakan langkah awal dalam membangun jaringan koperasi desa yang kuat guna memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemerintah menargetkan sebanyak 30.000 unit KDKMP dapat beroperasi penuh pada Agustus 2026.
Presiden juga menekankan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa, memotong rantai distribusi tengkulak, serta menjaga stabilitas harga pangan, pupuk, dan kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, program ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, di mana setiap unit koperasi dapat menyerap sekitar 17 tenaga kerja dari masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Presiden mengajak seluruh pihak untuk mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga masyarakat desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga sebagai produsen sekaligus pemilik usaha.
Sebagai informasi, hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 9.031 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah siap beroperasi. Program ini juga mendapat dukungan dari PT Agrinas Pangan Nusantara dalam upaya percepatan pembangunan hingga mencapai target 30.000 unit pada Agustus 2026, dengan pendampingan dari TNI dalam pembangunan fisik di lapangan.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar