Babinsa dan Pecalang Bersinergi Kawal Tradisi Mendak Ida Sesuhunan di Ubud
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gianyar – Ubud, Rabu (13/5/2026), Suasana Sakral dan penuh nuansa adat mewarnai wilayah Kelurahan Ubud saat ratusan krama adat melaksanakan tradisi Mendak Ida Sesuhunan menuju Pura Desa dan Puseh Adat Taman Kaja. Di tengah padatnya aktivitas masyarakat dan arus kendaraan di kawasan wisata Ubud, aparat gabungan hadir memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Babinsa Kelurahan Ubud Koramil 1616-02/Ubud Serda I Ketut Budiawan bersama Bhabinkamtibmas Aiptu I Nyoman Sedana bersinergi dengan personel Dinas Perhubungan serta Pecalang Desa Adat Ubud melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mendukung kelancaran prosesi adat tersebut.
Tradisi Mendak Ida Sesuhunan dilaksanakan dengan berjalan kaki melintasi jalan raya Ubud menuju Pura Desa dan Puseh Adat Taman Kaja. Upacara piodalan dipimpin oleh Ida Pandita Griya Mangesrami Ubud dengan diikuti ratusan krama adat yang berjalan khidmat dalam iring-iringan upacara keagamaan.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Ubud bersama Pecalang adat setempat melakukan pengawalan sepanjang jalur prosesi sekaligus mengatur arus kendaraan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tertib tanpa mengganggu jalannya upacara.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung, aparat gabungan memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas sementara di sejumlah titik yang dilalui iring-iringan warga. Setelah prosesi selesai melintas, arus kendaraan kembali dibuka normal sehingga situasi tetap aman dan kondusif.
Kehadiran Babinsa bersama aparat gabungan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergitas TNI-Polri, pemerintah dan unsur adat dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat saat pelaksanaan tradisi keagamaan di wilayah Ubud.
(Pendim 1616/Gianyar)
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar