Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Buleleng Capai Progres 21 Persen,Berjalan Sesuai Rencana
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
*SERIRIT, (01/05/2026)* — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus berjalan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Jembatan gantung ini dirancang untuk menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari Kamis, sejumlah pekerjaan fisik terus dilaksanakan dengan progres yang terukur. Pekerjaan pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak di kedua sisi (tepi dekat dan tepi jauh) telah mencapai 100 persen. Selain itu, pekerjaan pemasangan batu gunung pada lantai dasar pilon serta pengecoran telah mencapai 40 persen, disusul pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul sebesar 17 persen. Sementara itu, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul pada tepi dekat mencapai 16,5 persen, dengan pengecorannya berada pada angka 16 persen.
Di sisi lain, progres pekerjaan pada tepi jauh juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh telah mencapai 13 persen, dengan pengecoran pada bagian tersebut juga berada pada capaian yang sama. Pekerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah telah berjalan sebesar 12 persen, sementara kegiatan mapping lokasi pemasangan anchor serta pembuatan garpu dan anchor masih dalam tahap persiapan awal. Panjang bentangan sungai tercatat 50 meter, dengan panjang total jembatan mencapai 60 meter.
Kegiatan dropping dan pelangsiran material turut mendukung percepatan pembangunan. Untuk tepi dekat, progres telah mencapai 15 persen dengan rincian material berupa pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sedangkan untuk tepi jauh, progres dropping material mencapai 10 persen dengan jenis material yang sama. Selanjutnya, rencana pekerjaan ke depan meliputi pembesian lanjutan pondasi tiang pylon dan bandul pada tepi jauh, penggalian lubang anchor, serta pelangsiran material tambahan guna menunjang pekerjaan pondasi.
Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai 21 persen. Kegiatan ini melibatkan personel TNI AD dari Koramil sebanyak 5 orang dan Zibang 2 orang, dengan situasi di lapangan dilaporkan aman dan terkendali. Diharapkan, pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Seririt dan sekitarnya.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar