Prosesi Adat Neka Tanah Awali Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Ranakolo
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ende, — Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ranakolo, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, resmi diawali dengan prosesi adat Neka Tanah, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.30 WITA ini digelar secara khidmat dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta aparat TNI dari Koramil 1602-04/Maurole.
Sekretaris Camat Maurole, Pius Sai, S.Sos, bersama Kepala Desa Ranakolo, Irenius Embu Wumbu, S.Sos, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Prosesi adat juga dipimpin oleh Mosalaki Ranakolo, Fransiskus Mari, sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal dalam setiap pembangunan di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 1602-04/Maurole, Sertu Donatus Kiri dan Pratu Paskalis Saputra Raja, Ketua BPD Markus F. Nande, tokoh masyarakat Petrus Sato, tokoh pemuda Vinsensius Wumbu, serta Pengawas Koperasi Yohanes Paine, bersama masyarakat Desa Ranakolo yang tampak antusias mengikuti jalannya acara.
Selain menghadiri kegiatan seremonial, aparat TNI juga melaksanakan pemantauan keamanan wilayah serta komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan masyarakat mendapat sambutan positif. Warga mengaku merasa lebih aman dan nyaman, sekaligus menunjukkan kedekatan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan tertib tanpa adanya gangguan berarti.
Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Ranakolo serta menjadi pusat kegiatan ekonomi berbasis desa yang berkelanjutan.
(Pendim 1602/Ende)
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar