Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Seririt Capai Progres Awal 2,5 Persen
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
*SERIRIT, (08/04/2026)* — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus dilaksanakan secara bertahap dan terencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur wilayah guna memperkuat konektivitas antar desa serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi di kawasan pedesaan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari Selasa, sejumlah pekerjaan fisik sudah menunjukkan progres, khususnya pada tahap awal konstruksi pondasi. Pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak di tepi dekat dan tepi jauh telah selesai 100 persen. Selain itu, pekerjaan pemasangan batu gunung untuk lantai dasar pilon yang disertai pengecoran telah mencapai 21 persen, sementara pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul mencapai 3 persen.
Selanjutnya, pekerjaan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat telah mencapai 2,5 persen. Namun, beberapa item pekerjaan lainnya seperti pembuatan garpu dan anchor, pemasangan plang, pengecatan, serta pengecoran pondasi pada kedua sisi masih dalam tahap persiapan dengan progres 0 persen.
Total progres keseluruhan pembangunan jembatan hingga saat ini tercatat sebesar 2,5 persen dari rencana yang telah ditetapkan.
Dari sisi logistik, kegiatan dropping dan pelangsiran material terus dilakukan guna mendukung kelancaran pembangunan. Pada tepi dekat, distribusi material telah mencapai 11 persen yang meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sementara itu, pada tepi jauh, distribusi material baru mencapai 4 persen. Adapun panjang bentangan sungai tercatat 50 meter dengan panjang total jembatan yang direncanakan mencapai 60 meter.
Kegiatan pembangunan ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 6 orang TNI AD dari Koramil 1609-03/Seririt, 1 personel Zibang, serta 12 orang masyarakat setempat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi dan kondisi wilayah terpantau aman dan terkendali, dengan kondisi cuaca yang bervariasi dari cerah pada pagi dan siang hari hingga hujan pada sore hari. Tidak terdapat hal menonjol selama kegiatan berlangsung, dan pekerjaan direncanakan akan dilanjutkan dengan fokus pada pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh, pelangsiran material, serta pemasangan batu gunung lantai dasar pylon di tepi jauh.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar