Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Dari Anyaman Tradisi Tas Ketak Lombok Persit Kodam IX/Udayana Siap Gebrak PERSIT BISA 2 di Jakarta

Dari Anyaman Tradisi Tas Ketak Lombok Persit Kodam IX/Udayana Siap Gebrak PERSIT BISA 2 di Jakarta

  • account_circle Rossa Rossa
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram – Tas ketak merupakan salah satu warisan budaya unggulan dari Nusa Tenggara Barat yang telah menembus pasar dunia, sejajar dengan tenun dan mutiara Lombok. Berakar dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, anyaman ketak tidak sekadar produk kerajinan, melainkan representasi identitas budaya yang tetap hidup di tengah arus modernisasi. Produk unggulan ini pun dipersiapkan untuk tampil dalam ajang “Persit BISA 2 Tahun 2026” yang akan digelar di Balai Kartini pada tanggal 7–9 Mei 2026, sebagai bagian dari inovasi dan kontribusi Persit Kodam IX/Udayana di tingkat nasional.

Ketak berasal dari ranting tanaman merambat yang dikeringkan, kemudian dianyam secara manual oleh tangan-tangan terampil para perajin. Hasilnya adalah produk dengan tekstur kuat, warna cokelat alami, dan karakter khas yang sulit ditiru. Selain sebagai tas, anyaman ketak juga dimanfaatkan sebagai elemen dekoratif interior, pelengkap meja makan, hingga aksesori gaya hidup modern yang mengusung konsep ramah lingkungan dan estetika etnik.

Inovasi menjadi kunci dalam menjaga eksistensi kerajinan tradisional ini. Melalui Galeri Wira Bhakti 162, para anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana menghadirkan terobosan kreatif dengan memadukan tas ketak tradisional dengan sentuhan modern. Kolaborasi ini memanfaatkan pilinan tali kresek sebagai aksen dekoratif ramah lingkungan tanpa menghilangkan karakter asli anyaman ketak. Hasilnya adalah produk dengan tampilan lebih dinamis, berwarna, dan “eye catching”, namun tetap berakar pada nilai tradisi.

Keindahan tas ketak semakin diperkaya dengan sentuhan mutiara Mabe (half pearl) yang memiliki kilau lembut dan bentuk khas. Dipadukan dengan balutan perak berkualitas serta desain eksklusif, unsur ini menghadirkan kesan mewah dan elegan pada produk yang sejatinya sederhana. Perpaduan antara unsur alami, material daur ulang, dan elemen bernilai tinggi ini menciptakan harmoni baru dalam dunia kriya Nusantara—memadukan tradisi, keberlanjutan, dan estetika modern.

Di balik inovasi tersebut, terdapat peran aktif pelaku UMKM dari lingkungan Persit, di antaranya Dewi Istianti dan Baiq Ike Aprilia Mustanty. Keduanya tidak hanya menjadi penggerak usaha, tetapi juga agen pelestari budaya yang mampu mengangkat potensi lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi. Melalui platform media sosial seperti Instagram @galeri_wirabhakti162 dan @ibaiq29, serta TikTok, mereka terus memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan kriya Lombok ke khalayak yang lebih luas.

Partisipasi dalam ajang nasional ini menjadi momentum penting bagi Persit Kodam IX/Udayana untuk menunjukkan kualitas karya sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas. Tas ketak Lombok, dengan segala inovasi dan nilai budayanya, menjadi salah satu produk unggulan yang siap menggebrak panggung nasional.

Dengan semangat kolaborasi, kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi, Persit Kodam IX/Udayana tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya melestarikan budaya melalui inovasi. Dari Lombok menuju Jakarta, harmoni tas ketak ini menjadi simbol bahwa warisan tradisi mampu bertransformasi menjadi karya modern yang berdaya saing tinggi di kancah nasional bahkan global.

  • Penulis: Rossa Rossa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musdes RKP 2026: Desa Sarimekar Prioritaskan Peningkatan Air Bersih dan Infrastruktur

    Musdes RKP 2026: Desa Sarimekar Prioritaskan Peningkatan Air Bersih dan Infrastruktur

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Buleleng, 12 Juli 2025 — Pemerintah Desa Sarimekar menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) tahun anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Sarimekar pada Sabtu pagi, pukul 10.00 WITA, dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan lembaga desa. Babinsa Desa Sarimekar, Koptu Kadek Wiratmaja, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Nyoman […]

  • Jaga Kamtibmas, Babinsa Maurole Turun Langsung Pantau Aktivitas Pasar Ropa

    Jaga Kamtibmas, Babinsa Maurole Turun Langsung Pantau Aktivitas Pasar Ropa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Ende, – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa Koramil 1602-04/Maurole Kodim 1602/Ende melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah (Pamwil) dan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di Pasar Ropa, Desa Uludala, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Rabu (18/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1602-04/Maurole, Pratu Rendi Afiandi. […]

  • Dekat dengan Rakyat, Babinsa Koramil 1628-04 Poto Tano Gelar Komsos di Desa Kiantar

    Dekat dengan Rakyat, Babinsa Koramil 1628-04 Poto Tano Gelar Komsos di Desa Kiantar

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sumbawa Barat – NTB, Babinsa Desa Kiantar, Koramil 1628-04/Poto Tano, Koptu Amirudin terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat binaan. Pada Rabu (1/10/2025) pukul 09.50 WITA, melaksanakan kegiatan monitoring wilayah sekaligus komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Desa Kiantar. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak […]

  • Ketahanan Wilayah Dimulai dari Desa: Babinsa Terus Kawal Stabilitas dan Pembangunan Daerah
    NTT

    Ketahanan Wilayah Dimulai dari Desa: Babinsa Terus Kawal Stabilitas dan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Ende, 14 Juli 2025 — Guna memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta menjaga stabilitas wilayah di tengah situasi cuaca yang tidak menentu, Babinsa Koramil 1602-02/Wolowaru, Kopda Melkyanus Lebok Da Cruz, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pengamanan Wilayah (Pamwil) di Desa Wonda, Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini merupakan bagian […]

  • Babinsa Maluk Turun Tangan Dampingi Pengecekan Dugaan Pencemaran Sungai Otak Kris

    Babinsa Maluk Turun Tangan Dampingi Pengecekan Dugaan Pencemaran Sungai Otak Kris

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sumbawa Barat – NTB, Babinsa kembali terlihat nyata di tengah masyarakat. Pada Kamis sore, Babinsa Desa Maluk, Sertu Isrorul Amri, turun langsung mendampingi kegiatan pengecekan dan pengambilan sampel air serta ikan di Sungai Otak Kris, Desa Maluk, Kecamatan Maluk, (02/10/2025). Kegiatan tersebut dilakukan menyusul laporan warga mengenai matinya ribuan ikan di aliran sungai yang menimbulkan […]

  • Gotong Royong Bangun Desa, Babinsa Maurole Pimpin Karya Bakti Rabat Jalan

    Gotong Royong Bangun Desa, Babinsa Maurole Pimpin Karya Bakti Rabat Jalan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Ende – Babinsa Koramil 1602-04/Maurole, Sertu Denis Fernandes, melaksanakan kegiatan Pengamanan Wilayah (Pamwil) dan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Neotonda, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, pada Minggu (1/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA hingga selesai tersebut juga dirangkaikan dengan karya bakti pengerjaan rabat jalan desa, sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap pembangunan infrastruktur […]

expand_less