Sinergi TNI dan Masyarakat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dompu, NTB – Kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda berlangsung pada Senin (30/3/2026) di Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Kegiatan ini mengusung tema “Negara Hadir Untuk Rakyat Melalui Karya Bakti TNI-AD” sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, melalui Video Conference (Vicon) dan dihadiri sekitar 15 orang, termasuk unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Hadir di antaranya Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Janu Hendarto, S.E., Danramil 1614-01/Dompu Lettu Kav Syarifudin, Pasiter kodim 1614/ Dompu, Letda Inf Abubakar,SH. Kapolsek Woja Iptu Kurniawan, serta jajaran pemerintah Kecamatan Woja dan Kelurahan Simpasai.
Dalam sambutannya, Kasdam IX/Udayana menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan nasional. Program ini mencakup ratusan titik pembangunan jembatan di seluruh Indonesia, termasuk 24 titik di wilayah Kodam IX/Udayana sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat yang telah mengharapkan akses penyeberangan yang aman dan layak selama bertahun-tahun. Sebelumnya, warga harus menghadapi keterbatasan infrastruktur yang menyulitkan aktivitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus menempuh perjalanan dengan risiko tinggi.
Usulan pembangunan jembatan ini telah diajukan sejak beberapa tahun lalu, namun sempat tertunda. Kini, melalui sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah, harapan masyarakat akhirnya mulai terwujud dengan dimulainya pembangunan jembatan tersebut.
Kegiatan peletakan batu pertama ini juga dilaksanakan secara serentak melalui Video Conference (Vicon) yang menghubungkan sejumlah titik pembangunan jembatan di wilayah Bali, NTB, dan NTT. Melalui Vicon tersebut, proses groundbreaking menjadi simbol dimulainya pembangunan terpadu di berbagai daerah dalam satu waktu.
Peran Dandim 1614/Dompu, Letkol Czi Janu Hendarto, tampak menonjol dalam kegiatan ini, khususnya dalam memastikan koordinasi dan keterlibatan seluruh unsur di wilayah. Kehadiran beliau bersama jajaran menunjukkan komitmen kuat TNI dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
Melalui keterlibatan aktif Dandim, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga langkah awal dari kolaborasi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Selain prosesi groundbreaking, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memangkas waktu tempuh menuju fasilitas umum , serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, keberadaan jembatan ini juga berpotensi dikembangkan sebagai objek wisata baru di Kabupaten Dompu.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar hingga selesai pada pukul 09.50 Wita. Ke depan, pengawasan pembangunan akan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemerintah desa guna memastikan proyek berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI-rakyat, pembangunan Jembatan Garuda menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar