Wujudkan Standar Kekeringan Padi, Babinsa Bantu Petani Lakukan Penjemuran
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lombok Tengah – Dalam upaya menjaga kualitas ketahanan pangan di tingkat desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Leneng Serka Edi Mintaria, jajaran Koramil 1620-01/Praya, turun langsung ke lapangan untuk membantu petani menjemur hasil panen padi, Senin (10/3/2026).
Langkah ini diambil guna memastikan kadar air pada gabah memenuhi standar mutu yang dibeli oleh Bulog sebelum masuk ke tahap penggilingan atau penyimpanan di gudang penyimpanan Bulog.
Kegiatan yang berlangsung di area persawahan dan pelataran jemur milik warga di Kelurahan Leneng ini merupakan bagian dari pendampingan ketahanan pangan secara berkelanjutan. Babinsa aktif berinteraksi dan membantu proses pembalikan gabah agar kering secara merata di bawah sinar matahari.
“Kami ingin memastikan petani mendapatkan hasil maksimal. Pengeringan yang sempurna sangat menentukan kualitas beras nantinya. Jika gabah tidak benar-benar kering, maka saat digiling beras akan mudah pecah dan harganya pun turun,” ujar Babinsa Kelurahan Leneng di sela-sela kegiatannya.
Selain membantu fisik pekerjaan, kehadiran TNI di tengah petani juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan gabah dari kotoran dan benda asing.
“Hal ini selaras dengan program pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional dengan penyeran gabah yang dilakukan oleh Bulog yang dimulai dari hulu, yakni tingkat petani kecil,” terangnya.
Para petani setempat mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Menurut mereka, pendampingan ini memberikan motivasi tambahan dan rasa aman, serta mempercepat proses pengolahan pascapanen sehingga risiko gagal simpan akibat jamur dapat diminimalisir.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar